Warnetters, Pemilik warnet/gamecenter yth...
sebetulnya masukan dari bapak bapak pemilik warnet adalah sangat
pennting untuk kami teruskan kepada bapak Menteri...
jika ada uneg uneg... jika ada masalah dilapangan... jika ada
ketakutan... janganlah kita pasif dan takut...
ini adalah saatnya kita tunjukkan bahwa UKM dari dulu yang membangun
negara ini... dan disaat krisis UKM lah yang membuat jantung negara
ini terus berdetak... karena yang besar besar/konglomerat pada
tergeletak...
masak sekarang UKM disuruh tiarap... disuruh takut... disita PCnya..
gimana sih ?
juga kita remind pak polisi, bapak bapak penjabat... bahwa UKM lah
yang membayar gaji kalian... dari pajak yang kita bayar ... kalau
warnet khan semua bayar pajak karena pakai pulsa telkom/indosat dan
ISP legal.
Jadi janganlah takut... untuk sharing pendapat dan daftarkan warnet
anda...
kalau kita takut , maka oknum/preman akan berani... kalau kita berani
maka akan menjadi people power... bahkan vendor raksasa dan
multinational pun harus sadar bahwa tidak bisa mendikte seenaknya UKM
(termasuk warnet/gamecenter/pc rental/toko jual pc dll). Tidak bisa
memaksa pasal pasal suatu perjanjian misalnya MSRA dll...
So mau tunggu apa lagi ?
salam, rr - apwkomitel
note: besok APWKomitel mendapatkan slot jam 13:00-15:00 utk bicara
soal pemanfaatan Linux di Warnet... sosialisasi Linux apa sih kendala
dan apa sih masalah yang dihadapi warnet ????
jangan lupa hadir jika berada disekitar MGK Kemayoran Lantai 3...
Free ngak usah bayar... dan banyak aplikasi dan solusi dari teman
teman Linux dan OSS...
sampai jumpa...
--- In APWKomitel@yahoogroups.com, Naswil Idris <naswil@...> wrote:
Bapak2 dan Teman2 Yth:
Walaupun pertemuan dgn Pak Menteri baru hari Rabu 15
Agus jam 10.00 di kantor Menteri Kominfo Merdeka
Barat 9 masih "tentative" kata Bu Devita Sekpri Pak
Menteri, tapi pembicaraan awal ttg topik2 diatas
selintas sudah saya memulai mencicil 3 kali dgn Pak
M.Nuh,pertama tgl 22 Juli di Htl di Karawaci bersama
Pak Ashwin dan Pak Moedjiono, kemudian kedua tgl 31
juli 07 sewaktu beliau menghadiri pertemuan
PWI,tokoh2 nasional, staf Depkominfo dgn Duta Besar
Inggeris ( colaboration and e-culture)di Htl Sari Pan
Pacific, dan ketiga tgl 1 Agus 07 sewaktu beliau
memberi arahan pada seminar "e-Learning and
Interactivity+colaboration" bersama ACER di htl
Sangrila yg dihadiri ratusan Dosen dan akademisi ICT
dan puluhan wartawan di tanah air.
Kita sangat menghargai Pak Prof. Dr.M.NUH seorang
tokoh akademisi ICT yg sangat terbuka dilingkungan
masy Univeristas dan para pakar ICT.
Kedepan masalah Colaborasi, Sweeping, Software baru
untuk CAP/warnet, telecenter/Intermet Cafe, dan tentu
saja "issu Rp 100 juta yg masih belum diklarifikasi"
oleh pihak2 yg berpentingan sudah didengar dan
dipahami oleh pak Menteri. Tentu saja beliau akan
menunggu perkembangan lebih lanjut jika ada
perkembangan yg mangkin positif dan mengembirakan
dalak kerjasama/Colaborasi berbagai pihak di dunia
ICT.
Semoga tgl 15 Agus jam 10.00 pembicaraaan yg lebih komprehansif
dgn bapak Menteri dapat menghasilkan program2 ICT dan Public Internet
lebih dapat meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia seperti ceramah
dari Prof Junus pemegang hadiah Nobel 2006 dari GRameen Bank . Menurut
riwayat hidupnya Prof M.Junus, beliau sangat terbatu oleh semacam
Wartel dan Warnet di Banglades yg menekankan pada peserta Ibu2 (
Telephon ladies, internet ladies) yg membuat jaringan
network dgn Grameen bank, dalam membangun rakyat
sangat miskin di perkotaan dan perdesaan
Banglades.Moga2 Prof M.Nuh kita doakan akan berhasil
membangun ICT untuk meningkatkan taraf hidup bangsa
Indonesia di Republik ini.
Naswil idris.
--- rrusdiah@... wrote:
> Bapak Tony Chen @ Microsoft Indonesia PT:
>
> A gentle reminder... It has been 1 week from the
> date you wrote your email below.
>
>
>
> We are still waiting for your Microsoft Internal
> Investigation on
> Clarification on the rumor about Rp 100 million
> rupiah on providing
> Warnet database that was circulate in some email and
> mailing list.
>
>
>
> Hope you can completed your internal investigation
> and hope to hear from
> you soonest the clarification from PT Microsoft
> Indonesia, since we
> will have a meeting with the Ministry of
> Communications and
> Informations around 15 of August 2007 and we hope
> everything (the
> rumor) is clear by then.
>
>
> Please disregard this email if you have done so and
> thank you for your attention.
>
>
>
> Regards,
>
> Rudi Rusdiah
>
> ( founder of AWARI & APWKomitel and now chairman of
> APWKomitel )
>
> ============================================
>
> Subject: [Reminder: Surat resmi dari apwkomitel utk
> bapak Tony Chen - Microsoft Indonesia PTDate: Thu, 2
> Aug 2007 06:26:15 +0800From: Tony Chen (INDONESIA)
> <Tony.Chen@...>To: rusdiah@...,
> cahyana@..., cahyana@...,
> moedjiono@...,
> arikunwidodo@...,
> antis@..., diana. soedardi"@microsoft.com,
>
naswil@...,sroeestam@...>References:
> <46B090C6.9020705@...>
>
> Pak Rudi,
>
> Mohon maaf atas keterlambatan tanggapan kami, kami
> sebagian besar dari kami baru saja kembali dari
> Amerika.
>
> Kami sudah menerima surat anda dan saat ini sedang
> melakukan investigasi atas hal tersebut. Kami masih
> memerlukan waktu 1-2 minggu ke depan untuk itu.
>
> Harap maklum.
>
> Salam hormat,
> Tony Chen
>
>
>
>
-----------------------------------------------------
> >
> >From: rusdiah rudi
> >Sent: Wednesday, August 01, 2007 8:55 PM
> >To: Tony Chen (INDONESIA), cahyana@...;
> cahyana@...; moedjiono@...
> >Subject: Reminder: Terlampir surat resmi dari
> apwkomitel utk bapak Tony Chen - Microsoft Indonesia
> PT
> >
> >Jakarta, 1 Agustus 2007
> >
> >Yth: Microsoft Indonesia PT
> >u.p. Bapak Tony Chen
> >cc: Bapak Arikun
> >
> >Lampiran: Surat no 01/S.Klari.MS/VII/2007
> tertanggal 27 July 2007 sebelum difax dan
> ditandatangani serta dikirim ulang dengan attached
> dengan email ini.
> >
> >Dengan hormat,
> >
> >Kami telah mengirim surat no:
> 01/S.Klari.MS/VII/2007 tertanggal 27 July 2007 yang
> dikirim melalui email tanggal 27 July 2007 dan difax
> keesokan harinya ke nomor fax PT Microsoft Indonesia
> no: 021- 515 0411
> >(att: bapak Tony Chen dan bapak Arikun).
> >
> >Namun hingga hari ini tanggal 1 Agustus permintaan
> klarifikasi kami belum ada tanggapan atau balasan
> dari Microsoft Indonesia PT.
> >
> >Mungkin disebabkan karena adanya beberapa
> kemungkinan:
> >1. Staff bapak Tony Chen masih mencari cari
> bukti(penerima, pemberi, tanggal transaksi, bukti
> transaksi) sekitar gosip transaksi Rp 100 juta
> tersebut.
> >note: jika memang demikian, mohon kami diberitahu
> berapa lama kami masih harus menunggu, agar semuanya
> menjadi jelas, transparan dan terukur waktunya.
> >
> >2. PT Microsoft Indonesia tidak berkenan menjawab
> permintaan klarifikasi tersebut ?
> >note: mohon dijelaskan mengapa ?
> >misalnya apakah karena masalah berkaitan dengan
> pajak, masalah ada pihak lain yang mungkin menerima
> dana tersebut(good corporate governance) atau yah
> memang tidak ingin melakukan klarifikasi ?
> >
> >Dari sisi kami di APWKomitel , jika klarifikasi ini
> tidak dilakukan maka masyarakat yang membaca email
> gosip tersebut dan kebetulan membaca buku yang
> diterbitkan oleh Rudi Rusdiah untuk APWKomitel akan
> ikut mendapatkan side efek dari rumor ini. Mengingat
> buku kami dengan judul Multipurpose Community
> Internet Center' Masa Depan Warnet dan berisi
> direktori data 380+ warnet kemungkinan akan dikira
> menerima dana ini.
> >FYI: Pendataan buku MCI Center (directory
> cybercafe/warnet terlampir) tersebut kami
> mendapatkan fasilitasi dari Bapak Ir Cahyana
> Achmadjayadi waktu itu menjabat sebagai deputi
> jaringan komunikasi dan informasi, menkominfo
> melalui surat no:20/D.I/KKI/VII/2002 tertanggal 8
> july 2002 dan juga Dirjen Postel Bapak Dr
> Djamhari Sirat melalui surat no
> 1451/DITTEL/INF/VII/2002 tertanggal 17 july 2002
> >
> >Jadi karena kami sendiri merasa tidak pernah
> menerima dana Rp 100 juta tersebut, maka menurut
> kami klarifikasi dari pihak PT Microsoft Indonesia
> ini menjadi sangat perlu(strategis) untuk lebih
> meluruskan publik opini mengenai apakah betul aliran
> dana itu diterima oleh Rudi Rusdiah atau siapa ?,
> kapan dan dimana serta apa bukti authentik dari
> transaksi ini kalau memang ada ? dan untuk apa ?
> >Note: 1 Mengenai kapan itu perlu mengingat kami
> juga membuat pendataan warnet (directory warnet)
> itu sejak tahun 2002 hingga 2004 ketika buku kami
> terbit dan seharusnya tanpa ada sponsorship dari
> Microsoft tentunya ( ini klarifikasi dari APWKomitel
> ?).
> >
> >Semoga surat ini mendapatkan tanggapan positif dan
> klarifikasi dari PT Microsoft Indonesia secepatnya
> agar semuanya menjadi clear dan transparen dan tidak
> menjadi rumor serta gosip yang berkepanjangan dan
> dapat berkembang kemana mana yang tentunya tidak
> sehat bagi industri warnet di Indonesia dan juga
> asosiasi kami APWKomitel.
> >Kami dapat dihubungi di nomor telp 081 677 4203
> atau email :
> rusdiah@...<mailto:rusdiah@...>
> >Hormat kami,
> >APWKomitel
> >
> >
> >Rudi Rusdiah
> >Ketua.
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar