--- In APWKomitel@yahoogroups.com, Naswil Idris <naswil@...> wrote:
Pak Okky,Pak M.Nuh, pak Rudi, Pak Cahyana, Pak Moedjiono,Pak Muslimin,
pak Tony Chen.
Mumpung sudah ada kepastian pertemuan APWKOmitel dan anggota2 ahli
lapangan dan ahli strategi CAP dengan Menteri Kominfo Pak
Prof.Dr.M.NUH (minggu ini)yg sangat pakar dalam masalah ICT dari sudut
latar pendidikan formal beliau,maka sepatutnyalah masalah sweeping ini
disampaikan kpd Pak M.Nuh secara komprehensif, ilmiah.
Jika Pak Nuh dari Depkominfo, atau dari Menteri RISTEK, atau Menteri
HUKUM dan HAM punya "Asisten khusus di bidang anti Sweeping"tentunya
sangat membahagiakan para pengusaha/pemilik warnet/CAP, telecenter,
internet kiosks ,internnet Cafe yg selama ini diisukan sebagai "pusat
pembajakan( Piracy),terrorist, pengedar narkotika, pemicu pornography
, sumber separatis, dll".
Jika para pejabat2 yg bantu para Menteri itu ( termasuk Panitia CAP
yg dibentuk thn 2003 di Depkominfo)dibidang "studi sweeping warnet
itu" dapat membuktiikan bahwa Warnet itu adalah pusat pembajak
,sarang terrorist, Narkotika, separatis dll dengan syah dan meyakinkan
seyogianya Warnet/CAP itu dinyatakan secara resmi liwat Undang-Undang
sebagai tempat "haram,tempat yg dilarang ",untuk selama-lamanya, dan
diumumkan dalam surat lembaran/edaran negara dan media TV, radio,
Koran dll seluruh Indonesia.
Orang2 awam dan kita semua sudah capek mendengar issu2 negatif yg
dilemparkan oleh2 orang yg tak bertanggung jawab termasuk unsur2 dari
Luar Ngeri dgn antek2nya dgn maksud tertentu ttg bagaimana jeleknya
kualitas dan berbahayanya Warnet kita, pada hal di sudut dunia lain
seperti di Banglades, Prof M.Junus( pemegang Hadiah Nobel, tamu SBY
minggu yl)dengan bantuan Wartel dan Warnet /perempuan dan Grameen bank
tlh berhasil membantu orang miskin dlm meningkatkan taraf hidup orang
Banglades.. Seluruh dunia orang membicarakan "peranan warnet atau
Public Internet dalam mensejahterakan masy desa dan kota yg kurang
mampu beli PC/Laptop, tapi di NKRI sebaliknya terlalu banyak issue yg
menyudutkan Warnet setiap hari di Media Massa.
---
[rr] pak Nas...
menarik memang...fenomena globalisasi..fenomena global
village..fenomena information society ini.
Bagi teman teman yang mendambaikan hanya 'be legal' dan setuju dengan
razia dan pendekatan hukum utk warnet bak menghadapi teroris memang
patut dimaafkan...dan dimaklumi... semoga suatu saat mengerti gitu :-)
Mereka mungkin belum bertemu serta menghayati misalnya prof junus yg
juga hadir di WSIS Tunis bersama ribuan aktivis dunia yang mendambakan
Masyarakat Informasi( Information Society) , belum melihat telecentr
di Afrika , diSrilanka, Mexico, Kertosari(Lumajang) dan case study di
forum forum intrernasional mengenai public internet center atau
istilahnya di WSIS adalah CAP (community access point).
Sampai sampai dalam deklarasi PBB di WSIS oleh sekjen PBB Kofi Annan
dibuatkan Plan of Actions... dokumen Geneva... bahwa tahun 2015 dunia
harus mencapai apa yang disebut Millenium Development Goal...
pengentasan kemiskinan 50% diseluruh dunia...... masyarakat melek
internet 50% diseluruh dunia...
melalui apa?
melalui pemasangan CAP diseluruh desa di dunia... ( saya sebagai
panelis kemarin ditanya oleh mahasiswa sebuah Universitas di daerah...
apakah ini comitment pemerintah dan apakah sanggup ?)
singkatnya, sebetul... betulnya ini tidak sulit dilaksanakan... karena
dana dari USO cukup sebetulnya kalau tidak ada korupsi... ekonomi
biaya tinggi dan kita efisien membelanjakannya demi untuk memenuhi
commitment Tunis 2005... serta benar benar memang commited.
note: kalo jawaban lengkapnya cukup panjang
Jadi pak Syamsul Muarif Menkominfo ikut menandatangani deklarasi WSIS
Geneva 2003 dan plan of actions 2003 ... dan pak Sofyan Djalil
Menkominfo juga menandatangani Agenda Tunis 2005 implementasinya dan
commitment Tunis 2005 nya...
masalahnya apakah kita benar benar mau commit ???
atau hanya komat kamit he..eh..he...
Jadi bagi yang mungkin tidak ikut ke Geneva atau Tunis dan yang parah
tidak mau mengerti apa yang sudah di commit oleh dunia ( baca: dunia
bukan hanya Indonesia)... memang repot...
sehingga akhirnya tidak mengerti bagaimana strategisnya sebuah
warnet... sebuah telecenter disebuah desa atau di suatu komunitas
sayang memang... akhirnya jadi main mainannya vendor utk jualan
produknya yah... ikut ikutan mengatakan apa yang patut dikatakan...
dan akhirnya itulah... yang terjadi di indonesia...
sayang memang... tapi kalau tidak , yah mungkin pak Nas atau
APWKomitel bisa menggantikan prof M Yunus he..eh..he...
anyway... memang perjuangan APW masih panjang... semoga suatu saat
bisa dimengerti... :
apa sih peran warnet itu sebenarnya ? kenapa strategis kata PBB dan
dunia...namun bukan seperti katanya sarang ini dan itu oleh orang
orang tertentu.
semoga... kita semua bisa menjadi dewasa dan bisa bersatu untuk
memberdayakan warnet di Indonesia... bukan memperdayakan warnet dengan
segala jargon yang di drive oleh vendor semata ..utk jualan produknya :-)
by the way... kita mau tahu atau tidak mau tahu... target 2015 akan
tetap ada, meskipun ada yang bilang ah EGP , .. Millenium Development
Goal tetap menjadi goal dunia... buntut buntutnya memerangi kemiksinan
dunia menjadi hanya 50% dari yang ada sekarang, ... whether you like
it or not... the show must go on... deklarasi/komitmen WSIS tetap ada
dan siap siap menghadapi pertemuan tahun 2010 utk target 2015.
are u ready? hav a niz weekend.
---
[nas] "Mengapa terlalu banyak dusta diantara kita".
---
[rr] kalo dihayati sepertinya bukan dusta... tapi bagian fenomena
globalisasi pak... gimana pintarnya yang kuat menjadi lebih kuat...
yang punya kekayaan makin kaya... yang punya HKI... :-)
dari yang miskin dan tidak punya HKI :-)
namun gimana melakukan semua ini dengan cara yang legal dan elegan
he..eh..he... itu pintarnya yang pintar :-)
ups, apa keleru :-)
---
Hal ini akan disampaikan kepada Pak Prof. M.Nuh
minggu ini moga2 beliau akan mendengar dengan sabar,
dan benar2 akan melarang sweeping sementara sampai ada
studi khusus dan ada software baru untuk mencegah
orang2 menggunakan software illegal..
Naswil Idris,
Sinister ICT.
--- Okky <okky212@...> wrote:
> [okky] Kalo udah pake asli kenapa takut???
> Yang asli apa aja??? o/snya aja ato keseluruhan
> program yang ada di
> masing2 PC???
> Apakah agrement-nya udah diurus????
>
> ---
> [rr] terima kasih atas emailnya. memang teorinya
> kalo udah pake asli kenapa takut ?
> masalahnya banyak... s/w aplikasi itu macam macam...
> jangan cuma asli LEGOS... LEGOS itu baru O/S nya
> saja... gimana aplikasi lainnya, acrobat, antivirus,
> office, photoshop, corel nya, autocad kalo design
> kira kira USD 800 total cuma license dll... belum
> hardware loh :-)
>
> terus kalau warnet 20 PC misalnya sudah menghabiskan
> US 800 utk softwarenya saja...artinya warnet
> tersebut harus beli license seharga USD 16,000
> artinya hampir Rp 150 juta utk software thok...kalo
> pakai semuanya proprietary... apa sanggup yah :-)
>
> terus kalo semua licensenya sudah legal... masih
> bisa disita PCnya kalau usernya ada yang download...
> MP3...jadi ceritanya kalau penegak hukumnya mau cari
> kesalahan... kemungkinan selalu ada celah... untuk
> salah... :-)
> jadi kenapa takut... yah harus takut dan memang
> kenyataanya resah di semarang sekarang sekarang
> ini... karena ada razia.
> ---
>
> [okky] Saya usul agar milis ini dapat memberikan
> pembelajaran pada anggota milis soal
> kelayakan/syarat2 serta segala sesuatu yang
> berhubungan dengan warnet/rental kepada anggota
> milis.
> ---
>
> [rr] terima kasih atas usulannya pak... memang kita
> tidak capai capainya menjawab email email yang masuk
> dan semoga yang lain juga mau sharing pendapat...
>
> minggu depan ini kita akan bertemu dengan pak
> Menteri Depkominfo bapak Dr Ir Moh Nuh dan kita akan
> juga sampaikan uneg uneg kita pada beliau dan agar
> beliau selaku CIO dari negara republik indonesia ini
> sebagai menkominfo dan ketua harian detiknas
> (dipimpin langsung oleh presiden) bisa minta polisi
> dan pihak penegak hukum untuk menjalankan kebijakan
> yang digariskan oleh depkominfo soal software dan
> alternatif solutions copyright dan copyleft.
>
> seharusnya sosialisasi ke masyarakat ini tugas
> pemerintah... juga nota kesepahaman antara polisi
> dng misalnya vendor /BSA... itu harusnya juga
> diketahui oleh masyarakat mengenai apa sih yang
> disepahami... agar masyarakat tahu dan siap
> menghadapi razia misalnya... dan tentunya oknum
> kalau ada.
> note: jangan nasibnya seperti nota understanding(
> MOU) yang dilindungi oleh Disclosure statemen...
> padahal seharusnya publik khan harus tahu kecuali
> itu rahasia negara.
>
> ---
>
> [okky] Kalo melihat kasus yang di sidoarjo, ada
> warnet/game center yang pc-nya disita sampai
> puluhan unit, saya jadi heran sama pemilik warnet
> tersebut, kenapa warnet/game center sebesar itu bisa
> kena masalah.
> apakah pc-nya tdk menggunakan o/s serta s/w legal???
>
> ---
> [rr] dengan harga software yang mahal dan menurut
> kami sekarang ridiculous...memang berat bagi sebuah
> warnet/game center utk invest semua software
> legal... harusnya ada harga harga khusus memang utk
> warnet/gamecenter yang menyewakan jasanya... tapi
> yah itu karena kita tidak kompak... tidak ada
> koordinasi dan terpecah belah... sulit untuk
> negosiasi harga yang pantas seharusnya untuk
> warnet/gamecenter...
>
> semoga dimasa mendatang APWKomitel bisa membangun
> koordinasi dan semangat bersatu... dan bisa lobby
> untuk mendapatkan harga yang pantas lah buat UKM
> warnet... selayaknya harga untuk akademisi di
> Amerika juga harganya khusus... khan warnet dinegara
> berkembang punya misi juga mencerdaskan bangsa...
>
> di ITS sekarang ada jurusan Game Theory dan
> Development oleh dosen dosen yang pernah sekolah di
> Jepang dan ter ekspos oleh hebatnya perkembangan
> game di Jepang dan di Korea yang menjadi industri
> besar dari negara negara tersebut...
> note: kebetulan kemarin di workshop ICT berbasis OSS
> yang difasilitasi oleh dewan riset nasional... kami
> sebagai panelis bertemu dengan pembicara dari ITS
> soal game OSS, pembicara dari PT Inti yang melakukan
> migrasi dan juga dari IGOS soal migrasi dari
> software bajakan ke OSS di pemerintah
>
> kalau di Indonesia kita koordinasikan dengan baik
> antara gamecenter dan program seperti ITS...semoga
> ceritanya jadi lain dimasa mendatang...
>
> sekarang memang kita masih dirundung ke
> resahan...membaca berita razia silih berganti dari
> satu kota ke kota yang lain...seakan warnet/game
> center adalah sarang teroris....
>
> kasihan dan kami turut prihatin dan terima kasih
> kepada pak okky atas emailnya.
>
> salam, rr - apwkomitel
> ---
>
> rgds;
>
> Okky
>
>
> rrusdiah wrote:
> >
> > RADAR SOLO: Kamis, 09 Agt 2007: Kenapa Pengusaha
> Rental Komputer dan
> > Warnet Ketakutan Sweeping?
> >
> > Kalahkan Bom Amrozi, Rugi Terparah selama Buka
> Usaha Aksi
> > kucing-kucingan yang berwajib dengan para pelaku
> usaha rental komputer
> > dan warung internet (warnet) ternyata merupakan
> ulangan kejadian
> > serupa, 2 tahun lalu. Apa keluhan mereka?
> >
> > WAHYU IMAM IBADI, Solo
> >
> > BAGAI disambar petir di siang bolong, para pelaku
> usaha rental
> > komputer serta warnet di Solo dan sekitarnya,
> begitu kabar sweeping
> > software ilegal mencuat lagi mulai akhir Juli
> lalu. Para pengusaha
> > yang memang mengaku memakai produk software
> bajakan pun ketakutan dan
> > pilih tiarap.
> >
> > Padahal, akibat mereka tiarap lebih dari 4 hari
> berimbas pada rugi
> > besar usahanya. Edy Subroto --pemilik rental
> komputer di belakang
> > Stadion R. Maladi, Solo-- dan Andy Hartono
> --pemilik warnet Yahoo
> > Cabang Solo-- pun menggerutu mengeluhkan hal itu.
> >
> > Sekalipun aksi sweeping belum dilakukan, Edy sudah
> merugi sangat
> > besar. "Saya dulu buka rental ini dari tahun 2004.
> Baru kali ini saya
> > bisa rugi besar karena sesuatu yang tak jelas,"
> ujarnya kesal.
> >
> > Kerugian disebabkan rentalnya ditutup, karena
> takut luar biasa akan
> > adanya aksi sweeping oleh yang berwajib. "Kejadian
> ini jauh lebih
> > menakutkan dari bom Amrozi (tersangka pelaku Bom
> Bali 1, Red). Sebab,
> > efeknya sangat besar bagi saya dan juga
> teman-teman yang buka usaha
> > rental komputer," lanjutnya.
> >
> > Sampai hari ini, Edy telah merugi lebih dari Rp 2
> juta, karena tutup
> > selama lima hari. Kerugian bisa semakin besar,
> apabila nanti aparat
> > benar-benar melakukan aksi sweeping maupun
> penyitaan.
> >
> > "Sebetulnya kerugian secara materi bisa diganti.
> Tapi, kalau sudah
> > berdampak pada psikis dan sosial pengusaha rental,
> akan sangat sulit
> > diobati. Sebab, mereka tentunya akan sangat trauma
> apabila usaha
> > tulang punggung keluarganya sampai bangkrut,"
> lanjutnya.
> >
> > Dampak psikis dan sosial yang dimaksud Edy itu
> berkaitan mayoritas
> > tenaga kerja yang dipekerjakan oleh Edy. "Hampir
> 90 persen tenaga saya
> > adalah mahasiswa. Mereka mengantungkan sepenuhnya
> untuk kerja di sini,
> > demi memenuhi kebutuhan sehari hari dan kuliah
> mereka," lanjutnya.
> >
> > Andy Hartono, pimpinan Warnet Yahoo Cabang Solo
> juga
=== message truncated ===
____________________________________________________________________________________
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
http://searchmarketing.yahoo.com/
--- End forwarded message ---
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar