Sabtu, 11 Agustus 2007

nota kesepahaman isinya apa ? [APWKomitel] ...Gagas aksi lawan sweeping dari ... radar solo ? people's power ?

[okky] Kalo udah pake asli kenapa takut???
Yang asli apa aja??? o/snya aja ato keseluruhan program yang ada di
masing2 PC???
Apakah agrement-nya udah diurus????

---
[rr] terima kasih atas emailnya. memang teorinya kalo udah pake asli kenapa takut ?
masalahnya banyak... s/w aplikasi itu macam macam... jangan cuma asli LEGOS... LEGOS itu baru O/S nya saja... gimana aplikasi lainnya, acrobat, antivirus, office, photoshop, corel nya, autocad kalo design kira kira USD 800 total cuma license dll... belum hardware loh :-)

terus kalau warnet 20 PC misalnya sudah menghabiskan US 800 utk softwarenya saja...artinya warnet tersebut harus beli license seharga USD 16,000 artinya hampir Rp 150 juta utk software thok...kalo pakai semuanya proprietary... apa sanggup yah :-)

terus kalo semua licensenya sudah legal... masih bisa disita PCnya kalau usernya ada yang download... MP3...jadi ceritanya kalau penegak hukumnya mau cari kesalahan... kemungkinan selalu ada celah... untuk salah... :-)
jadi kenapa takut... yah harus takut dan memang kenyataanya resah di semarang sekarang sekarang ini... karena ada razia.
---

[okky] Saya usul agar milis ini dapat memberikan pembelajaran pada anggota milis soal kelayakan/syarat2 serta segala sesuatu yang berhubungan dengan warnet/rental kepada anggota milis.
---

[rr] terima kasih atas usulannya pak... memang kita tidak capai capainya menjawab email email yang masuk dan semoga yang lain juga mau sharing pendapat...

minggu depan ini kita akan bertemu dengan pak Menteri Depkominfo bapak Dr Ir Moh Nuh dan kita akan juga sampaikan uneg uneg kita pada beliau dan agar beliau selaku CIO dari negara republik indonesia ini sebagai menkominfo dan ketua harian detiknas (dipimpin langsung oleh presiden) bisa minta polisi dan pihak penegak hukum untuk menjalankan kebijakan yang digariskan oleh depkominfo soal software dan alternatif solutions copyright dan copyleft.

seharusnya sosialisasi ke masyarakat ini tugas pemerintah... juga nota kesepahaman antara polisi dng misalnya vendor /BSA... itu harusnya juga diketahui oleh masyarakat mengenai apa sih yang disepahami... agar masyarakat tahu dan siap menghadapi razia misalnya... dan tentunya oknum kalau ada.
note: jangan nasibnya seperti nota understanding( MOU) yang dilindungi oleh Disclosure statemen... padahal seharusnya publik khan harus tahu kecuali itu rahasia negara.

---

[okky] Kalo melihat kasus yang di sidoarjo, ada warnet/game center yang pc-nya disita sampai puluhan unit, saya jadi heran sama pemilik warnet tersebut, kenapa warnet/game center sebesar itu bisa kena masalah.
apakah pc-nya tdk menggunakan o/s serta s/w legal???

---
[rr] dengan harga software yang mahal dan menurut kami sekarang ridiculous...memang berat bagi sebuah warnet/game center utk invest semua software legal... harusnya ada harga harga khusus memang utk warnet/gamecenter yang menyewakan jasanya... tapi yah itu karena kita tidak kompak... tidak ada koordinasi dan terpecah belah... sulit untuk negosiasi harga yang pantas seharusnya untuk warnet/gamecenter...

semoga dimasa mendatang APWKomitel bisa membangun koordinasi dan semangat bersatu... dan bisa lobby untuk mendapatkan harga yang pantas lah buat UKM warnet... selayaknya harga untuk akademisi di Amerika juga harganya khusus... khan warnet dinegara berkembang punya misi juga mencerdaskan bangsa...

di ITS sekarang ada jurusan Game Theory dan Development oleh dosen dosen yang pernah sekolah di Jepang dan ter ekspos oleh hebatnya perkembangan game di Jepang dan di Korea yang menjadi industri besar dari negara negara tersebut...
note: kebetulan kemarin di workshop ICT berbasis OSS yang difasilitasi oleh dewan riset nasional... kami sebagai panelis bertemu dengan pembicara dari ITS soal game OSS, pembicara dari PT Inti yang melakukan migrasi dan juga dari IGOS soal migrasi dari software bajakan ke OSS di pemerintah

kalau di Indonesia kita koordinasikan dengan baik antara gamecenter dan program seperti ITS...semoga ceritanya jadi lain dimasa mendatang...

sekarang memang kita masih dirundung ke resahan...membaca berita razia silih berganti dari satu kota ke kota yang lain...seakan warnet/game center adalah sarang teroris....

kasihan dan kami turut prihatin dan terima kasih kepada pak okky atas emailnya.

salam, rr - apwkomitel
---

rgds;

Okky


rrusdiah wrote:
>
> RADAR SOLO: Kamis, 09 Agt 2007: Kenapa Pengusaha Rental Komputer dan
> Warnet Ketakutan Sweeping?
>
> Kalahkan Bom Amrozi, Rugi Terparah selama Buka Usaha Aksi
> kucing-kucingan yang berwajib dengan para pelaku usaha rental komputer
> dan warung internet (warnet) ternyata merupakan ulangan kejadian
> serupa, 2 tahun lalu. Apa keluhan mereka?
>
> WAHYU IMAM IBADI, Solo
>
> BAGAI disambar petir di siang bolong, para pelaku usaha rental
> komputer serta warnet di Solo dan sekitarnya, begitu kabar sweeping
> software ilegal mencuat lagi mulai akhir Juli lalu. Para pengusaha
> yang memang mengaku memakai produk software bajakan pun ketakutan dan
> pilih tiarap.
>
> Padahal, akibat mereka tiarap lebih dari 4 hari berimbas pada rugi
> besar usahanya. Edy Subroto --pemilik rental komputer di belakang
> Stadion R. Maladi, Solo-- dan Andy Hartono --pemilik warnet Yahoo
> Cabang Solo-- pun menggerutu mengeluhkan hal itu.
>
> Sekalipun aksi sweeping belum dilakukan, Edy sudah merugi sangat
> besar. "Saya dulu buka rental ini dari tahun 2004. Baru kali ini saya
> bisa rugi besar karena sesuatu yang tak jelas," ujarnya kesal.
>
> Kerugian disebabkan rentalnya ditutup, karena takut luar biasa akan
> adanya aksi sweeping oleh yang berwajib. "Kejadian ini jauh lebih
> menakutkan dari bom Amrozi (tersangka pelaku Bom Bali 1, Red). Sebab,
> efeknya sangat besar bagi saya dan juga teman-teman yang buka usaha
> rental komputer," lanjutnya.
>
> Sampai hari ini, Edy telah merugi lebih dari Rp 2 juta, karena tutup
> selama lima hari. Kerugian bisa semakin besar, apabila nanti aparat
> benar-benar melakukan aksi sweeping maupun penyitaan.
>
> "Sebetulnya kerugian secara materi bisa diganti. Tapi, kalau sudah
> berdampak pada psikis dan sosial pengusaha rental, akan sangat sulit
> diobati. Sebab, mereka tentunya akan sangat trauma apabila usaha
> tulang punggung keluarganya sampai bangkrut," lanjutnya.
>
> Dampak psikis dan sosial yang dimaksud Edy itu berkaitan mayoritas
> tenaga kerja yang dipekerjakan oleh Edy. "Hampir 90 persen tenaga saya
> adalah mahasiswa. Mereka mengantungkan sepenuhnya untuk kerja di sini,
> demi memenuhi kebutuhan sehari hari dan kuliah mereka," lanjutnya.
>
> Andy Hartono, pimpinan Warnet Yahoo Cabang Solo juga kecewa dengan
> rencana aksi sweeping. Sekalipun di Solo sampai saat ini belum
> benar-benar terjadi aksi itu. "Di tempat kami sudah pakai (software<,
> Red) yang asli. Tapi, masih saja kami khawatir. Mengingat tidak semua
> warnet di-sweeping," ujarnya.
>
> Kalau tiba-tiba warnetnya di-sweeping dan benar-benar ada yang disita,
> dia akan merugi sangat besar. Sebab, dia sudah mengeluarkan dana
> sangat besar untuk membeli software asli. "Sebab, asli belum tentu
> menjamin keamanan. Saya dengar ada beberapa warnet di luar Solo yang
> sudah pakai software asli. Tapi, mereka masih saja di-sweeping. Saya
> kira juga aparat keamanan belum paham betul mana software yang asli
> dan yang bajakan," lanjut pria bertubuh besar ini.
>
> Yusuf Gunawan, pemilik rental komputer di belakang kampus Universitas
> Sebelas Maret Surakarta (UNS) juga mengeluhkan hal serupa. "Kemarin
> (pekan lalu, Red), saya tutup 3 hari sejak Jumat sampai Minggu
> (3-5/8). Padahal, untuk satu hari saja di rental komputer saya
> menghasilkan lebih dari Rp 1 juta," ujarnya.
>
> Kerugian itu terkait banyaknya order yang harus diselesaikan. Dimana,
> saat ini di tempat usahanya banyak order ketikan. "Sebanyak 80 persen
> yang diketik di sini adalah tugas mahasiswa di sekitar sini. Juga,
> tugas anak sekolah. Sebab, dalam minggu-minggu ini, kegiatan sekolah
> dan kuliah baru banyak-banyaknya," lanjut Yusuf.
>
> Meskipun aksi sweeping belum sempat dilakukan, Yusuf mengaku sangat
> khawatir dengan kondisi saat ini. Dia masih gambling dan main tebak,
> kapan dia harus buka dan kapan harus tutup. "Saya sebelum buka akan
> kontak tenaga kerja yang biasa mengetik di sini. Apakah tempat ini
> dibuka atau tidak. Sebab, saya tak ingin mengecewakan mereka, apalagi
> konsumen," lanjutnya.
>
> Yusuf merasa sedih jika ada beberapa pelanggan yang datang ke
> tempatnya, tapi tugas yang dibebankan belum juga selesai. "Saya selain
> punya tanggungan 5 pegawai, juga harus tanggung jawab kepada konsumen.
> Tapi, karena kondisinya seperti ini, mau bagaimana lagi," lanjutnya.
>
> Yusuf pun memberikan solusi kepada para konsumen dengan memberikan
> kesempatan untuk mengetik sendiri tugasnya. "Saya beraninya buka
> malam. Jadi, kalau ada konsumen yang datang dan siap untuk mengetik
> sendiri, saya persilakan. Tapi, dengan catatan pintu ditutup dan
> mereka mengetik sendiri," jelasnya.(*)
> --- In APWKomitel@yahoogroups.com
> <mailto:APWKomitel%40yahoogroups.com>, "rrusdiah" <rrusdiah@...> wrote:
>
> berita sedikit terlambat... tapi masih dekat dan siapa tahu berkaitan
> dengan berita sweeping di semarang... mungkin berguna bagi teman
> teman yang bergerak di rental PC, warnet, jual PC dll... sebagai
> solideritas teman teman dari daerah... apakah ini yang disebut pak
> paulus beberapa waktu yang lalu sebagai gerakan people power... para
> ormas dan lsm dari daerah ?
> ada yang bisa memberikan komentar dari jawa tengah ?
> salam, rr- apwkomitel
> ------------------------------------------------------
> RADAR SOLO : Rabu, 08 Agt 2007 Gagas Aksi Lawan Sweeping
>
> Paguyuban Rental Komputer-Warnet Surakarta
> SOLO - Para pelaku usaha rental komputer dan warung internet (warnet)
> dari sejumlah wilayah di Solo dan sekitarnya, kemarin menggagas
> langkah bersama. Langkah itu untuk melawan aksi sweeping software
> ilegal, yang kencang berembus belakangan ini.
>
> Seratusan pelaku usaha rental komputer dan warnet telah dua hari
> terakhir ini berkumpul, untuk melawan aksi sweeping software ilegal.
> Tak tanggung-tanggung, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) datang
> dalam pertemuan terakhir, kemarin (7/8), di salah satu rental di
> belakang Stadion R. Maladi.
>
> Tampak diantara mereka Ketua Front Perlawanan Penculik (FPP) Kholid
> Syaefullah. Pertemuan kedua kemarin sore memang diarahkan untuk
> membahas langkah bersama menyikapi sweeping. Juga sejumlah perwakilan
> ormas lain di Solo dan sekitarnya.
>
> Seperti diberitakan, di Sukoharjo telah dilakukan aksi sweeping
> warnet. Aksi itu menyulut keresahan dan isu sweeping di Solo dan
> sekitarnya.
> Para pengusaha rental komputer dan warnet tiarap, dan menutup usaha
> mereka sejak Jumat pekan kemarin.
>
> Dalam pertemuan pertama Senin (6/8) kemarin, mereka yang hadir
> menentukan lebih dahulu nama paguyuban itu. "Wadah itu untuk teman
> teman pengusaha rental komputer, baik di belakang stadion (Sriwedari)
> dan wilayah lain di Solo," ujar Edy, sesepuh paguyuban kios stadion
> Sriwedari, saat memimpin pertemuan.
>
> Malam itu, tercatat 9 calon nama paguyuban. Namun, akhirnya dipilih
> nama Parentikom (Paguyuban Rental dan Ketik Komputer). Dalam diskusi
> juga sempat muncul dua kubu. Yaitu, yang menginginkan untuk segera
> dilakukan sertifikasi dan yang ingin menerapkan sistem online. "Tapi,
> pada akhirny a kami putuskan minta perlindungan pada bapak wali kota,"
> lanjutnya.
>
> Selain menghadap wali kota, mereka juga akan melakukan aksi di gedung
> DPRD dan Poltabes Solo. "Kami ingin minta kejelasan mengenai
> undang-undang atau apa saja yang dijadikan patokan sweeping. Sebab,
> bukan tak mungkin di berbagai tempat seperti institusi pemerintah juga
> bisa memkai software bajakan," ujar Sugiarno, ketua terpilih Parentikom.
>
> Terpisah, sesepuh Forum Masyarakat Pengguna Komputer Surakarta Bagus
> Sriraharjo mendukung dengan aksi rekan-rekannya menuntut keadilan.
> "Saya akan perjuangkan nasib teman-teman, baik yang usaha rental dan
> penjualan komputer, maupun penjualan software. Sebab, mereka menjadi
> bagian dari kami," ujarnya.
>
> Bahkan, muncul niat menentang aksi sweeping, yang sewaktu-waktu bisa
> menimpa mereka. "Kami telah berkoordinasi dengan lintas organisasi,
> ormas nasionalisme, dan ormas muslim. Selain, para pengusaha rental
> komputer dan warnet Solo. Siap tempur kalau software suruh bayar,"
> pungkas Bagus. (mg11)
>
> --- End forwarded message ---
>
>


--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org

http://www.milenia.net

http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: