--- In APWKomitel@yahoogroups.com, S Roestam <sroestam@...> wrote:
Pak Rudy dan kawan2 Yth,
Proyek ini mungkin bermanfaat bila tujuannya adalah untuk memunkinkan
inter-operabilitas antara OSS-MS systems, seperti interoperabilitas
dokomen2 Word, EXCEL, Power Point dengan Format Open Source, yaitu
Open Document Format.
---
[rr] Pak Mitro,
interopability ngak perlu tanya sama MS pak... wong memang tim OO.o (
Open Office.org) sendiri memang dari awal sudah memikirkna
interopability dari OO dng software lainnya... sama seperti dulu MS
Word melakukan interopability dengan Wordstar, Wordperfect dan MS Calc
dengan Supercalc, Visicalc... masih inget ngak zaman DOS dulu
he..eh..he...
jadi masalahnya bukan interopability saja... tapi yah itu to be or not
to be... menguasai pasar UKM, pasar sekolah , pasar warnet , pasar
procurement pemerintah :-)
baca deh... Fortune magazine hal 90 mengenai Bill Gates in China ?
hal 84... how microsoft conquered china... or is it the other way
around :-)
artikel menarik... pertanyaan menarik dari penulis artikel ini...
siapa yang menang atau siapa yang kalah... atau win win ???
sekali lagi to be or not to be... :-)
gimana pak mitro ?
---
Untuk sekolah yg dananya pas-pasan, lebih baik pakai Open Source,
selain tidak meracuni dengan pembajakan, juga mendidik agar taat HAKI
tanpa biaya yg mahal.
---
[rr] pak mitro... coba baca presentasi kami besok yah...soal ini :-)
---
Juga bagi warnet2 yg dananya pas-pasan, pakailah Open Source
sebagaimana dicontohkan oleh warnet2 yg tergabung di AWALI (Asosiasi
Warnet Linux&OS Indonesia).
---
[rr] pak mitro... coba baca saran kami kepada regulator, polisi ...
soal warnet ini...
kemudian silahkan di diskusikan dimilis mungkin menjadi masukan
pertemuan dengan pak Menteri sebagai CIO utk mengambil kebijakan
departemen kominfo dan kebijakan utk industri warnet kedepan :-)
hav a niz holiday... enjoy :-)
salam, rr - apwkomitel
---
Wassalam,
S Roestam
----Original Message----
From: rrusdiah@...
Date: 08/08/2007 9:24
To: <APWKomitel@yahoogroups.com>
Subj: [APWKomitel] to be or not to be... apa bisa kolaborasi OSS dan
Microsoft software ?
apa iya bisa...
air dan minyak dicampur...
apa iya yang paradigmanya terbuka, free, freedom dikolaborasikan
dengan yang tertutup, license, pendekatan razia be legal ?.
kami rasa to be or not to be.. tul ngak pak Tony Chen atau pak engkos:-
)
gimana sih proyek percontohan penggabungan aplikasi OSS & Microsoft
seperti cerita dibawah ini... pilot proyek di SMU 12 Bandung pekan
lalu ...
ada yang tahu dan bisa cerita ?
agak aneh melihat strategi kedua kubu dibawah ini he..eh..he... ada
komentar :-)
salam, rr - apwkomitel
--------------------------
Teknologi Informasi : Selasa, 07/08/2007
Microsoft & Linux gagas proyek kolaborasi system
JAKARTA: Kementerian Riset dan Teknologi menggagas proyek kerja sama
komunitas software sistem operasi terbuka berbasis Linux dengan sistem
operasi tertutup Microsoft untuk mengkolaborasikan dua sistem berbeda
itu.
Inisiatif itu dalam rangka menggencarkan pemahaman interoperabilitas
sistem berbeda agar memberi manfaat dan tidak lagi menjadi
kekhawatiran bagi pengembangan teknologi informasi di Tanah Air.
Engkos Koswara, Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi
Informasi Ristek, mengatakan melalui langkah awal itu komunitas akan
mencari desain dan model saling keterdukungan kedua sistem itu.
"Ini adalah co-exist Microsoft dan Linux dan harus ada percontohannya.
Keduanya bisa tumbuh dan saling dukung" ujarnya kepada Bisnis kemarin.
Di tingkat perguruan tinggi dan teknis, lanjut Engkos, kolaborasi itu
juga didukung sejumlah perguruan tinggi yang sudah mencapai 13 Pusat
Open Source Software (POSS) maupun yang memiliki Microsoft Research
Center.
Sebagai percontohan di tingkat sekolah menengah, pertemuan dua kubu
komunitas software sistem operasi itu telah digelar di SMU 12 Bandung
akhir pekan lalu dan akan dijajaki untuk diperluas ke SMU-SMU lainnya.
"Kami ingin paradigma TI ini dapat dimulai dari SMU dan momentumnya
disesuaikan pada 17 Agustus," katanya.
Kedua komunitas dari Microsoft serta Komunitas Ubuntu menjelaskan
bahwa di tingkat aplikasi sistem, Open Document Format dalam bentuk
extensible markup language (XML) merupakan produk yang bisa digunakan
oleh kedua sistem yang berbeda untuk membuka berbagai format data
untuk berbagai kepentingan.
Tingkatan konsumen
Hermawan Sutanto, Senior Product Marketing Manager PT Microsoft
Indonesia, menuturkan proyek itu sangat positif untuk menumbuhkan
kreativitas dan menghilangkan kekhawatiran dalam menjalankan sistem
yang berbeda tersebut.
"Ini menjadi life showcase bahwa semua sudah seamless, kini tinggal
plus dan minusnya masing-masing," ujarnya.
Dia menandaskan di tingkat konsumer, interoperabilitas sudah banyak
terjadi dan dijalani bersama dan pada akhirnya konsumer mempunyai
pilihan dan dapat memanfaatkannya.
Hermawan menjelaskan interoperabilitas menjadi kebutuhan standar dan
daya saing kompetitif Microsoft baik dalam tingkat sistem operasi
maupun aplikasi.
Di samping interoperabilitas dengan sistem operasi lainnya, di
Microsoft Office 2007 vendor software itu telah memosisikan ODF
sebagai default dan memungkinkan selama aplikasinya menyerap XML.
Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
--- End forwarded message ---
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar