--- In APWKomitel@yahoogroups.com, "Rollin V" <virwandy@...> wrote:
Rekan2 semua,
Hari ini jam 13.00 wib, saya dikontak oleh sdr. Joko (detik.com)
perihal pemberitaan yang dimuat di detik.com.
Sdr. Joko meminta keterangan dan tanggapan dari saya, dan hal ini akan
di coba di croschek kembali kebenaran berita tersebut.
Saya sedikitnya merasa lega karena ada nya solusi atas permasalahan
yang menimpa warnet saya. Sambil menunggu pemberitaan dari detik.com,
saya mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan rekan-rekan semua.
---
[rr] congratulations semoga detik memegang azas both sides of the
story... jadi berita jangan dari satu sisi saja tapi dari semua sisi.
semoga nama warnet tidak tercoreng oleh pemberitaan yang terkesan
menyudutkan warnet...
kita lihat apa hasilnya wawancara pak joko dan pak rollin di detik.
salam, rr - apwkomitel
note: saya forward ke email teman di detikinet.com yah :-)
--
Salam,
Rollin V
On 9/17/07, rrusdiah <rrusdiah@...> wrote:
>
> pak rollin,
> saya mengerti kalau anda kecewa dengan pemberitaan di Detik yang
> menyamakan warnet = sarang bandar judi online
>
> jika sebuah warnet akan dijadikan markas bandar judi online maka
> invetasi warnet tersebut akan sangat besar sekali dibandingkan dengan
> hanya sebuah warnet biasa.
>
> sebuah bandar judi online... harus memelihara beberapa programmer utk
> setup security dari server judi online tersebut dan menyiapkan
> infrastuktur IP , sedangkan sebuah warnet ngak perlu...
>
> memang bisa saja kalau hanya melihat ada banyak PC maka warnet
> tersebut sekilas sama seperti tempat bandar judi online.... tapi
> memang yang tidak terlihat adalah software aplikasi dan juga
> infrastruktur judi, security yang investasinya jauh dari sekedar warnet.
>
> saya tahu ini karena dulu (10 tahun lalu) saya pernah ikut conference
> di Comdex Las Vegas dan kebetulan bisa ketemu sama consultant dari
> Sands Inc... yang sekarang membuat casino di Singapura dan Macao
> terbesar di Asia...
>
> Jadi salah kaprah kalau warnet di analogikan sebagai sarang judi
> bandar online... karena warnet tradisional itu sangat berbeda dengan
> infrasturktur judi online...
>
> memang selintas kalau hanya dilihat sama sama punya beberapa PC dan
> online kaya kayanya sama saja... dari luarnya... tapi seorang polisi
> kaliber profesional seperti NCB dan Interpol tahu jelas bahwa
> infrastruktur sebuah judi online itu jauh lebih sophisticated dari
> sebuah warnet /netcafe utk email dan browsing biasa...
>
> Jadi seorang polisi yang profesional pun dengan mudah bisa mengetahui
> jika sebuah warnet dipakai sebagai tempat judi... sama seperti sebuah
> rumah/hotel/apartemen dipakai sebagai tempat judi ... karena
> infrasturkturnya beda... customernya juga kelasnya beda he..eh..he...
> dan security serta backing an nya juga beda...
>
> jangan pura pura kaga tahu dong... dan seharusnya detik sebagai media
> yang profesional seharusnya juga tahu...
>
> memang kasihan warnet/netcafe... yang sering jadi isu ini dan itu...
> sarang judi lah... pornografilah... sekedar jadi bad news is good news
>
> kami di apwkomitel yang ingin memberdayakan citra warnet yang positif
> ikut prihatin pak dan membuat perjuangan kami untuk menjelaskan bahwa
> warnet berguna bagi masyarakat pun makin susah... gara gara oknum dan
> pemberitaan yang menggunakan asas 'bad news is good news' serta
> membawa bawa nama warnet...
>
> salam, rr - apwkomitel
>
> --- In APWKomitel@yahoogroups.com <APWKomitel%40yahoogroups.com>,
"Rollin
> V" <virwandy@> wrote:
> >
> > Selama Ramadhan, Judi Online 24 Nonstop di Pekanbaru
> >
>
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/164019/idnews/830250/idkanal/10
> >
> > Aktivitas Judi Online Ramai di Pekanbaru
> >
>
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/162414/idnews/830237/idkanal/10
> >
> > Poltabes Pekanbaru Sulit Buktikan Judi Online
> >
>
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/164752/idnews/830265/idkanal/10
> >
> > Terlalu! Metronet Riau Masih Gelar Judi Online di Bulan Puasa
> >
>
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/15/time/153920/
> <
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/15/time/153920/idnews/830457/idkanal/10
> >
> >
> >
> > Sebelumnya rekan netters, saya perkenalkan terlebih dahulu, Saya
> pengelola
> > Warnet di Pekanbaru di Jln Teuku Umar Pekanbaru, seperti yang di
> berita oleh
> > detik.com (detiki-net).
> >
> > Saya sangat-sangat kecewa dan geram dengan pemberitaan yang di
> dibuat-buat
> > dan terlalu di lebih-lebihkan didalam pemberitaan detik.com yang
> > mendiskriminasi kan warnet yang saya kelola sebagai sarana atau
penyedia
> > Judi Online.
> > Seperti hal nya Warnet yang lain, kami membuka usaha sejenis tidak ada
> > berkeinginan, warnet yang saya kelola diberitakan sebagai markas
> judi online
> > apalagi sampai diberitakan terbesar di Pekanbaru.
> >
> > Warnet saya termasuk kecil didaerah saya sendiri. Saya menjalani
warnet
> > dengan 15 PC dimana 7 PC lesehan dan 8 PC dengan kursi. Warnet
saya buka
> > pertama kali untuk umum pada bulan 15 Januari 2007 dengan persiapan
> selama 1
> > bulan untuk mendesain dan menginstalasi jaringan komputernya. Berbekal
> > pengalaman pernah menjadi karyawan dari warnet orang lain, saya dan
> istri
> > saya mengumpulkan rupiah demi rupiah sebagai modal investasi awal
untuk
> > membuka usaha warnet. Walau saya ketahui menjalankan usaha warnet
> bukan lah
> > perkara mudah. Banyak aksi sweeping software bajakan, modal usaha yang
> > tinggi, BEP yang lumayan lama, persaingan usaha dll. Tapi dengan ke
> ikhlasan
> > hati dan usaha keras sebagai usaha keluarga, saya tetap menjalaninya.
> >
> > 2 Bulan lama nya saya berusaha menarik dan memperkenal kan warnet saya
> > kepada masyarakat umum. Apalagi saya harus membayar gaji 4 orang
> karywan/
> > operator tiap bulannya karena warnet saya buka 24 jam. Oleh karena
> itu saya
> > mencari lokasi dan tempat usaha yang cukup strategis dan berada di
> tengah
> > keramaian/ tengah kota yang kebetulan saya menepati ruko 3 lantai
dimana
> > rencana awal nya lantai 1 (telah beroperasi) dan lantai 2 (dalam tahap
> > rencana) untuk tempat usaha dan lantai 3 menjadi tempat tinggal kami
> > sekeluarga.
> >
> > Alangkah kagetnya nya saya mendapati berita yang dibuat-buat dan
terlalu
> > dilebih-lebihkan oleh media portal berita nasional sekelas detik.com,
> > membuat berita tanpa observasi dan cross chek kebenaran nya terhadap
> berita
> > yang akan dimuat dan di kirim oleh koresponden/wartawan detik.com.
> >
> > Di detik.com diberitakan warnet saya sebagai markas judi terbesar di
> > Pekanbaru dan satu-satunya yang tidak memblok situs perjudian, padahal
> > warnet saya hanya menjalani 15 PC komputer ( sama seperti warnet
> yang lain)
> > murni menjalani usaha jasa internet dan rental komputer . Saya
tidak ada
> > niat awal sedikitpun terlintas usaha untuk menjadi sarana judi.
Dan saya
> > sepenuh nya menjaga privasi user terhadap apa yang mereka akses di
> komputer
> > walau di tempat saya telah di beri peringatan/ himbauan berupa
> selebaran /
> > tertulis untuk melarang dan mengakses situs pornografi dan perjudian.
> > Sebagai Administrator, saya sering memantau aktifitas jaringan
> internet dan
> > akan memblok ip/situs yang saya anggap dilarang untuk diakses. tapi
> bagai
> > mana pun, tidak semua situs bisa saya batasi karena bagitu banyak
> nya ip dan
> > situs yang bertebaran di internet. Saya blok situs ini, situs yang
lain
> > masih bisa di akses dan begitu seterusnya.
> >
> > Karena tidak cukup mengandal kan pemasukan dari warnet, saya dan
> istri saya
> > menjalani usaha sampingan untuk menambah income dengan membuka warung
> > makanan dan minuman didepan warnet kami dimana usaha warung makanan
> itu di
> > jalan kan oleh mertua saya. Tapi apa yang di beritakan oleh
> detik.com adalah
> > fitnah dimana kami tetap membuka warung makanan selama bulan puasa,
> padahal
> > warung makanan murni tidak beroperasi selama bulan ramadhan dalam
rangka
> > menyambut bulan suci ramadhan sesuai imbauan Walikota Pekanbaru
dan saya
> > sangat menghormati menghargai itu apalagi saya dan keluarga adalah
> serorang
> > muslim (beragama Islam).
> >
> > Terlebih lagi pemberitaan adanya tokoh agama/ masyarakat yang telah
> datang
> > dan memperingati kami, ini sangat tidak benar. Saya tiap hari ada di
> tempat
> > dan tidak pernah ada seseorang atau tokoh agama/ masyarakat yang
menemui
> > saya sampai saat ini.
> >
> > Saya berserta keluarga hanya bisa berdoa dan tabah serta ikhlas
menerima
> > cobaan ini. Istri saya sempat mengalami strees dan depresi, apalagi
> istri
> > saya tengah hamil tua dan sedang menunggu hari kelahiran anak kami
yang
> > kedua yang insya allah akan melahirkan di akhir bulan setember ini.
> > Pendapatan kami langsung menurun sejak pemberitaan itu beredar.
Apalagi
> > pemberitaan di publish sebanyak 4 kali oleh detik.com sejak saya
memberi
> > tanggapan dan pendapat di detikinet sampai nama warnet saya pun di
> > publikasikan oleh sang wartawan dan 1 kali di media lokal dimana
> surat kabar
> > ini hanya mengutip dari situs detik.com sendiri.
> >
> > Mohon support dan doa rekan netters semua, agar saya beserta
sekeluarga
> > dapat menghadapi dan cobaan ini dengan ketabahan hati.
> >
> >
> >
> > --
> > Salam,
> >
> > Rollin V
> >
> > Metronet Cybercafe
> > Jl. Teuku Umar 18B Pekanbaru
> > telp. 0761-23684
> >
>
>
>
--
Salam,
Rollin V
--- End forwarded message ---
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar