Sabtu, 08 September 2007

preman lebih dari sekedar korupsi lho ?:-) [APWKomitel] Pernyataan BSA di Media Indonesia

mau diapain juga ... susah.... udah seperti lingkaran yang nggak ada pangkal dan ujungnya....

semoga dunia cepet kiamat deh....

---
[rr] sebetulnya negara kita bukan negara korupsi ranking besar... tapi lebih dari sekedar korupsi... negara preman... coba deh introspeksi...

contoh oknum pajak... bukan cuma ambil duit negara... tapi menekan pengusaha agar bayar pajak... untuk siapa... untuk kantong sendiri... dari pajak... dari retribusi... dari premanisme... datang silih berganti... ?
cmliiw

coba deh, kalo ngak percaya... buka deh warung misalnya di tanah abang atau warnet tentunya... ?

salam, rr - apwkomitel


Naswil Idris <naswil@yahoo.com> wrote: Yth Pak Donny dari BSA,Pak p Wibowo,Pak Paulus , Pak
Rudi dari Apwkomitel, Pak Abd.Alamudi dan Leo Batubara
dari Wkl Ketua Dewan Pers/PWI Ousat , Pak Sasa Djuarsa
Ketua KPI, pak Mitro dari MASTEL, Pak Cahyana dll
dari Depkominfo , Pak Koswara dari RISTEK, pak Ansori
Sinungan dari kmentrian Hukum dan Ham, dan Bu Ingrid
dari Depkominfo dan Pak Basuki & Bu Farida, dari
Postel ..
Mohon semua Bapak 2/ibu2 dapat urun pendapat apa
sih yg terjadi?.....Apa jalan keluarnya, bagaiamana
mengatasinya?
Naswil.

--- priyo wibowo <phwibowo@yahoo.com> wrote:

> turut prihatin....
>
> ---
> [rr] iya turut prihatin... dari hotspot di LAX
> airport... dari Austin Texas.
>
> disini(di Amerik) hampir tidak ada razia... UKM
> sangat diberdayakan.
> di Indonesia baru mau buka warnet atau usaha...
> sudah didatangi bermacam macam tukang pajak... pajak
> reklame, pajak ini dan itu... retribusi restoran
> dll... bak preman...
>
> kalau tidak tutup sudah sangat hebat dibandingkan
> UKM di Singapura atau di Amerika
>
> turut prihatin dengan keadaan di tanah air tercinta
>
> salam, rr - apwkomitel
> ---
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: warnetmalang <warnetmalang@yahoo.com>
> To: APWKomitel@yahoogroups.com
> Sent: Monday, 3 September, 2007 8:59:43 PM
> Subject: [APWKomitel] Pernyataan BSA di Media
> Indonesia
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Kami kembali bercerita ::
>
>
>
> Setelah kasus kami, "vakum" diem aja, ngambang
> setelah 3bln.
>
> Waktu kami bersedian membayar ganti rugi yang
> diminta oleh BSA, tapi
>
> harus transfer. Aparat tidak mau, mintanya
> dititipkan duitnya, beserta
>
> ongkos jalan & inap ke JAkarta. Berhubung kami juga
> ngotot transfer
>
> aja, setelah itu kasus kami "vakum".
>
>
>
> Kemudian mendapatkan info bahwa "BSA memberikan
> pernyataan mengenai
>
> tidak pernah mendampingin Aparat melakukan sweeping
> di
>
> warnet/gamecenter" pernyataan diambil dari website
> AWARI.
>
> Kemudian kami tunjukkan bukti tersebut ke
> kepolisian.
>
> Dan kami meminta CD Windows Ori kami dikembalikan
> serta CPU yang diambil.
>
>
>
> Eh,.. malah di ancam balik,
>
> alasannya BSAnya ngambek! karena tidak dibayar ganti
> ruginya, kemudian
>
> tidak mau urusan dengan korban. Loh, dulu udah
> transfer ke BSA kok ga
>
> mau. Berarti bohongan!! Jaman sekarang masak BSA ga
> punya rekening Bank??
>
> Terus kami diminta membayar ganti rugi ke aparat
> sejumlah sampai
>
> belasan sampai puluhan juta. Tapi barang kita tidak
> mau dikembalikan,
>
> alasannya terserah kepolisian!
>
> Kalo tidak bayar mau diangkat ke pengadilan.
>
> Kami juga menunjukkan prosedur sweeping dari M$,
> tetep ga mau malah
>
> mintanya duit atau pengadilan.
>
>
>
> Ini berarti Kepolisian itu lembaga Penipu, Rampok,
> Pemerasan dan
>
> Terror yang di peliharan oleh Negara.
>
>
>
> 1. Penipu : waktu rasia, bilangnya didampingi oleh
> BSA. (Pernyataan
>
> BSA membuktikan bahwa polisi penipu)!
>
> 2. Rampok : mengambil CPU & CD Windows Ori ( sudah
> terbukti mereka
>
> penipu tetap ga mau kembalikan barang kita )!
> Rampok-an ambil barang
>
> orang seenaknya dan tidak dikembalikan.
>
> 3. Pemerasan : meminta uang kepada tersangka, atas
> nama korban(BSA)
>
> yang ternyata BSA tidak pernah terjun ke
> warnet/gamecenter.
>
> 4. Terror : Mengancam dengan berbagai cara, mulai
> dari hukuman dengan
>
> sampai penjara, juga kasus yang naik ke pengadilan.
>
> Mungkin ada yang mau tambahin??
>
>
>
> Kalo sampai kasus kita ke pengadilan, tunggu berita
> kita di media
>
> massa!!!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> <!--
>
> #ygrp-mkp{
> border:1px solid
> #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px
> 0px;padding:0px 14px;}
> #ygrp-mkp hr{
> border:1px solid #d8d8d8;}
> #ygrp-mkp #hd{
>
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px
> 0px;}
> #ygrp-mkp #ads{
> margin-bottom:10px;}
> #ygrp-mkp .ad{
> padding:0 0;}
> #ygrp-mkp .ad a{
> color:#0000ff;text-decoration:none;}
> -->
>
>
>
> <!--
>
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> font-family:Arial;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> margin:10px
>
0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> margin-bottom:10px;padding:0 0;}
> -->
>
>
>
> <!--
>
>
=== message truncated ===

__________________________________________________________
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase.
http://farechase.yahoo.com/




VGTECH
Vivid Global Technology
Jl. Pinang III No. 16 A , Pondok Cina Depok 16424


Telp. (021) 7889 1892
Flexi : 70-848324
Home : (021) 787 5217

web :

http://www.vgtech.net -- better service , better choice


--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org

http://www.milenia.net

http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: