Rekan2 semua,
Hari ini jam 13.00 wib, saya dikontak oleh sdr. Joko (detik.com) perihal pemberitaan yang dimuat di detik.com.
Sdr. Joko meminta keterangan dan tanggapan dari saya, dan hal ini akan di coba di croschek kembali kebenaran berita tersebut.
Saya sedikitnya merasa lega karena ada nya solusi atas permasalahan yang menimpa warnet saya. Sambil menunggu pemberitaan dari detik.com, saya mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan rekan-rekan semua.
--
Salam,
Rollin V
pak rollin,
saya mengerti kalau anda kecewa dengan pemberitaan di Detik yang
menyamakan warnet = sarang bandar judi online
jika sebuah warnet akan dijadikan markas bandar judi online maka
invetasi warnet tersebut akan sangat besar sekali dibandingkan dengan
hanya sebuah warnet biasa.
sebuah bandar judi online... harus memelihara beberapa programmer utk
setup security dari server judi online tersebut dan menyiapkan
infrastuktur IP , sedangkan sebuah warnet ngak perlu...
memang bisa saja kalau hanya melihat ada banyak PC maka warnet
tersebut sekilas sama seperti tempat bandar judi online.... tapi
memang yang tidak terlihat adalah software aplikasi dan juga
infrastruktur judi, security yang investasinya jauh dari sekedar warnet.
saya tahu ini karena dulu (10 tahun lalu) saya pernah ikut conference
di Comdex Las Vegas dan kebetulan bisa ketemu sama consultant dari
Sands Inc... yang sekarang membuat casino di Singapura dan Macao
terbesar di Asia...
Jadi salah kaprah kalau warnet di analogikan sebagai sarang judi
bandar online... karena warnet tradisional itu sangat berbeda dengan
infrasturktur judi online...
memang selintas kalau hanya dilihat sama sama punya beberapa PC dan
online kaya kayanya sama saja... dari luarnya... tapi seorang polisi
kaliber profesional seperti NCB dan Interpol tahu jelas bahwa
infrastruktur sebuah judi online itu jauh lebih sophisticated dari
sebuah warnet /netcafe utk email dan browsing biasa...
Jadi seorang polisi yang profesional pun dengan mudah bisa mengetahui
jika sebuah warnet dipakai sebagai tempat judi... sama seperti sebuah
rumah/hotel/apartemen dipakai sebagai tempat judi ... karena
infrasturkturnya beda... customernya juga kelasnya beda he..eh..he...
dan security serta backing an nya juga beda...
jangan pura pura kaga tahu dong... dan seharusnya detik sebagai media
yang profesional seharusnya juga tahu...
memang kasihan warnet/netcafe... yang sering jadi isu ini dan itu...
sarang judi lah... pornografilah... sekedar jadi bad news is good news
kami di apwkomitel yang ingin memberdayakan citra warnet yang positif
ikut prihatin pak dan membuat perjuangan kami untuk menjelaskan bahwa
warnet berguna bagi masyarakat pun makin susah... gara gara oknum dan
pemberitaan yang menggunakan asas 'bad news is good news' serta
membawa bawa nama warnet...
salam, rr - apwkomitel
--- In APWKomitel@yahoogroups.com, "Rollin V" <virwandy@...> wrote:
>
> Selama Ramadhan, Judi Online 24 Nonstop di Pekanbaru
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/164019/idnews/830250/idkanal/10
>
> Aktivitas Judi Online Ramai di Pekanbaru
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/162414/idnews/830237/idkanal/10
>
> Poltabes Pekanbaru Sulit Buktikan Judi Online
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/14/time/164752/idnews/830265/idkanal/10
>
> Terlalu! Metronet Riau Masih Gelar Judi Online di Bulan Puasa
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/15/time/153920/ <http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/15/time/153920/idnews/830457/idkanal/10 >
>
>
> Sebelumnya rekan netters, saya perkenalkan terlebih dahulu, Saya
pengelola
> Warnet di Pekanbaru di Jln Teuku Umar Pekanbaru, seperti yang di
berita oleh
> detik.com (detiki-net).
>
> Saya sangat-sangat kecewa dan geram dengan pemberitaan yang di
dibuat-buat
> dan terlalu di lebih-lebihkan didalam pemberitaan detik.com yang
> mendiskriminasi kan warnet yang saya kelola sebagai sarana atau penyedia
> Judi Online.
> Seperti hal nya Warnet yang lain, kami membuka usaha sejenis tidak ada
> berkeinginan, warnet yang saya kelola diberitakan sebagai markas
judi online
> apalagi sampai diberitakan terbesar di Pekanbaru.
>
> Warnet saya termasuk kecil didaerah saya sendiri. Saya menjalani warnet
> dengan 15 PC dimana 7 PC lesehan dan 8 PC dengan kursi. Warnet saya buka
> pertama kali untuk umum pada bulan 15 Januari 2007 dengan persiapan
selama 1
> bulan untuk mendesain dan menginstalasi jaringan komputernya. Berbekal
> pengalaman pernah menjadi karyawan dari warnet orang lain, saya dan
istri
> saya mengumpulkan rupiah demi rupiah sebagai modal investasi awal untuk
> membuka usaha warnet. Walau saya ketahui menjalankan usaha warnet
bukan lah
> perkara mudah. Banyak aksi sweeping software bajakan, modal usaha yang
> tinggi, BEP yang lumayan lama, persaingan usaha dll. Tapi dengan ke
ikhlasan
> hati dan usaha keras sebagai usaha keluarga, saya tetap menjalaninya.
>
> 2 Bulan lama nya saya berusaha menarik dan memperkenal kan warnet saya
> kepada masyarakat umum. Apalagi saya harus membayar gaji 4 orang
karywan/
> operator tiap bulannya karena warnet saya buka 24 jam. Oleh karena
itu saya
> mencari lokasi dan tempat usaha yang cukup strategis dan berada di
tengah
> keramaian/ tengah kota yang kebetulan saya menepati ruko 3 lantai dimana
> rencana awal nya lantai 1 (telah beroperasi) dan lantai 2 (dalam tahap
> rencana) untuk tempat usaha dan lantai 3 menjadi tempat tinggal kami
> sekeluarga.
>
> Alangkah kagetnya nya saya mendapati berita yang dibuat-buat dan terlalu
> dilebih-lebihkan oleh media portal berita nasional sekelas detik.com,
> membuat berita tanpa observasi dan cross chek kebenaran nya terhadap
berita
> yang akan dimuat dan di kirim oleh koresponden/wartawan detik.com.
>
> Di detik.com diberitakan warnet saya sebagai markas judi terbesar di
> Pekanbaru dan satu-satunya yang tidak memblok situs perjudian, padahal
> warnet saya hanya menjalani 15 PC komputer ( sama seperti warnet
yang lain)
> murni menjalani usaha jasa internet dan rental komputer . Saya tidak ada
> niat awal sedikitpun terlintas usaha untuk menjadi sarana judi. Dan saya
> sepenuh nya menjaga privasi user terhadap apa yang mereka akses di
komputer
> walau di tempat saya telah di beri peringatan/ himbauan berupa
selebaran /
> tertulis untuk melarang dan mengakses situs pornografi dan perjudian.
> Sebagai Administrator, saya sering memantau aktifitas jaringan
internet dan
> akan memblok ip/situs yang saya anggap dilarang untuk diakses. tapi
bagai
> mana pun, tidak semua situs bisa saya batasi karena bagitu banyak
nya ip dan
> situs yang bertebaran di internet. Saya blok situs ini, situs yang lain
> masih bisa di akses dan begitu seterusnya.
>
> Karena tidak cukup mengandal kan pemasukan dari warnet, saya dan
istri saya
> menjalani usaha sampingan untuk menambah income dengan membuka warung
> makanan dan minuman didepan warnet kami dimana usaha warung makanan
itu di
> jalan kan oleh mertua saya. Tapi apa yang di beritakan oleh
detik.com adalah
> fitnah dimana kami tetap membuka warung makanan selama bulan puasa,
padahal
> warung makanan murni tidak beroperasi selama bulan ramadhan dalam rangka
> menyambut bulan suci ramadhan sesuai imbauan Walikota Pekanbaru dan saya
> sangat menghormati menghargai itu apalagi saya dan keluarga adalah
serorang
> muslim (beragama Islam).
>
> Terlebih lagi pemberitaan adanya tokoh agama/ masyarakat yang telah
datang
> dan memperingati kami, ini sangat tidak benar. Saya tiap hari ada di
tempat
> dan tidak pernah ada seseorang atau tokoh agama/ masyarakat yang menemui
> saya sampai saat ini.
>
> Saya berserta keluarga hanya bisa berdoa dan tabah serta ikhlas menerima
> cobaan ini. Istri saya sempat mengalami strees dan depresi, apalagi
istri
> saya tengah hamil tua dan sedang menunggu hari kelahiran anak kami yang
> kedua yang insya allah akan melahirkan di akhir bulan setember ini.
> Pendapatan kami langsung menurun sejak pemberitaan itu beredar. Apalagi
> pemberitaan di publish sebanyak 4 kali oleh detik.com sejak saya memberi
> tanggapan dan pendapat di detikinet sampai nama warnet saya pun di
> publikasikan oleh sang wartawan dan 1 kali di media lokal dimana
surat kabar
> ini hanya mengutip dari situs detik.com sendiri.
>
> Mohon support dan doa rekan netters semua, agar saya beserta sekeluarga
> dapat menghadapi dan cobaan ini dengan ketabahan hati.
>
>
>
> --
> Salam,
>
> Rollin V
>
> Metronet Cybercafe
> Jl. Teuku Umar 18B Pekanbaru
> telp. 0761-23684
>
--
Salam,
Rollin V __._,_.___
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org http://www.milenia.net http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
![]()
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar