--- Yuda Okto <yuda_savitra@yahoo.com> wrote:
> Kalo saya simpulkan disini, penyebab warnet sulit
> berkembang karena kurang-nya dukungan dari
> pemerintah...bener gak?
> so...pertanyaan selanjutnya, apa yang bisa kita
> lakukan dengan minimnya dukungan dari pemerintah?
> Terus terang, saya orang pemasaran jadi saya mencoba
> melihat sisi lain mengapa warnet di Indonesia sulit
> tumbuh (terlepas dari apa yang sudah dilakukan
> perusahaan tempat saya bekerja).
> Fakta:
> Tahun 1998-2000 di Indonesia bisa tumbuh wartel
> hingga 150ribu.
> Hingga tahun 2007 di Indonesia hanya ada 5ribu-7ribu
> warnet.
> Pertanyaan:
> Mengapa para pengusaha wartel yang pendapatannya
> sudah sangat menurun tidak mengalihkan bisnisnya
> menjadi warnet, padahal warnet sebagai sumber
> informasi, komunikasi, bahkan hiburan memiliki pasar
> yang lebih besar dibandingkan wartel yang hanya
> digunakan komunikasi suara saja?.
>
> Belajar dari pengalaman wartel tersebut, saya
> menyimpulkan ada tiga paradigma yang menyebabkan
> warnet tidak dapat tumbuh seperti halnya wartel.
> 1. Infrastruktur koneksi internet terbatas.
> Koneksi internet untuk warnet identik dengan
> wireless, kabel, ADSL, atau mungkin dial-up.
> 2. Investasi dan operasional mahal.
> Bikin warnet itu minimal 5-10 PC klient, harus
> pake O/S Windows.
> 3. Operasional sulit.
> Bikin jaringan, routing, dsb adalah kerjaan
> orang-orang IT dan SDM IT di daerah masih sangat
> terbatas.
> Solusi :
> 1. Jangkauan telepon seluler yang memiliki layanan
> internet melalui GPRS-nya telah mencapai
> hingga daerah2 terpencil merupakan salah satu
> solusi. Dengan biaya Rp 250ribu s.d. 400ribu per
> bulan atau Rp 9ribu - Rp 11ribu per hari, dapat
> menikmati internet sepuasnya. Untuk warnet, cukup
> disewakan 3-4 jam per hari biaya bandwidth sudah
> tertutup.
> 2. Bandwidth adalah komponen operasional terbesar
> bisnis warnet. Selama ini ISP-ISP menjual bandwidth
> besar untuk warnet, sehingga untuk kelayakan bisnis,
> warnet minimal harus memiliki 5-10 PC klient. Dengan
> jumlah 5-10 komputer, tentunya investasi menjadi
> cukup tinggi bagi pengusaha menengah bawah. Tapi
> dengan adanya layanan internet murah seperti hal-nya
> melalui GPRS, dengan 2-3 komputer bisa buka bisnis
> warnet.
> 3. Warnet kecil, dengan 2-3 komputer rasanya tidak
> perlu dipusingkan dengan jaringan dsb, karena
> koneksi internet langsung ke masing-masing komputer.
> Billing bisa dilakukan manual, dengan mencatat jam
> masuk dan keluar atau menggunakan billing Q-oskNET
> yang dirancang semudah billing wartel.
>
> Terus terang, kami (Quasar) bercita-cita
> membooming-kan warnet di Indonesia seperti hal-nya
> wartel, atau bahkan lebih. Tapi kita pun sadar untuk
> melakukannya tidak bisa sendiri karena jaringan
> internet Quasar sendiri masih terbatas di Bandung
> dan Surabaya.
> Beberapa hal yang telah kita lakukan untuk
> pengembangan warnet yang saya yakin tidak dimiliki
> ISP-ISP lain:
> 1. WarnetQu Colony, satu-satu-nya layanan warnet
> yang memberikan akses satuan pada setiap komputer di
> warnet dan menjamin kenyamanan setiap pengguna,
> dengan manajemen bandwidth terpadu.
> 2. WarnetQu Time Base, dengan mengadopsi konsep
> wartel (bayar kalau ada yang pake), layanan warnet
> ini menerapkan harga bandwidth sebesar Rp 25 per
> menit per PC pada warnet. Layanan inipun didukung
> manajemen bandwidth terpadu yang mendistribusikan
> bandwidth secara proporsional, sehingga tidak akan
> terjadi rebutan bandwidth.
> 3. Warnet MobileQu, layanan warnet ini memanfaatkan
> jaringan GPRS telepon seluler, sehingga jangkauannya
> cukup luas. Dilengkapi dengan sistem billing yang
> mengadopsi billing wartel, warnet ini cocok untuk
> daerah2 yang belum terjangkau ISP dengan koneksi
> wireless (2,4GHz), atau bahkan speedy dan telkomnet.
> 4. Q-oskNET Billing System, perangkat yang
> menggantikan fungsi PC Billing dan PC Router di
> warnet konvensional. Selain menurunkan biaya
> investasi, juga menjadikan operasional warnet
> semudah wartel. Untuk warnet besar, tersedia fitur
> manajemen bandwidth dan Load Balancing.
> selengkapnya : www.quasar.net.id
>
> Untuk menumbuhkan warnet seperti yang kami
> cita-citakan perjuangan masih cukup panjang. Masih
> diperlukan proses sosialisasi, publikasi, dan
> edukasi agar konsep yang kami miliki tersebut dapat
> diterima oleh masyarakat luas. Tentunya dibutuhkan
> dukungan pihak2 lain (pemerintah, awari, apw
> komitel, IGOS dll) untuk mewujudkannya.
>
> Demi untuk mempercepat proses penetrasi internet
> melalui warnet, kami sebagai ISP tidak akan bekerja
> sendiri, kami sangat terbuka untuk melakukan
> kerjasama dengan ISP-ISP lain untuk ikut
> mendistribusikan bandwidth murah ini ke
> daerah-daerah di seluruh Indonesia.
>
> Semoga bermanfaat.....maaf kalo ada kesalahan.
>
> Salam
> Yuda OSL
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sent: Wednesday, 12 September, 2007 8:51:13 AM
> Subject: Krn pemimpin2/pejabat2 tak ngerti Warnet
> bkn dibina tapi dibinasakan.Re: [APWKomitel] tanya..
> ada apa dengan warnet ??
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> rekan sekalian Yth:
>
>
>
> Saya rasa kok ngerti dan understood pak nas :-)
>
>
>
> Cuma kalo paradigma pejabatnya masih 'what is it for
>
> me ? " yah... repot :-)
>
>
>
> mengerti pun kaga ada gunanya ?
>
> cmliiw
>
>
>
> salam, rr - apwkomitel
>
>
>
> --- Naswil Idris <naswil@yahoo. com> wrote:
>
>
>
> > Pak Yuda, Pak RudiAPWKOMITEL, Pak Mitro MASTEL,
> Pak
>
> > Koswara RISTEK, Pak Hammam,BPPT, Pak A.Alamudi ,
> Pak
>
> > Leo Batubra di Dewan pers,,Pak Ansori di
> Kemnetrian
>
> > HUKUM dan HAM, dll.
>
> > Menurut apa yg saya dan teman2 lain lihat dan
>
> dengar
>
> > sendiri di negara2 mana saja sewaktu ikut proyek2
>
> ITU
>
> > Geneva, APT Bangkok, UNESCO Paris, WSIS Geneva,
>
> > Tunis,K.L., UN New York, AAOU(Asian Association of
>
> > Open University), IAMCR( International Association
>
> on
>
> > Media and Communication Research), AMIC( Asian
> Media
>
> > and Information Center) di Spr, dan RED ( Rural
>
> > Education Development) di Malaysia,dll semua
>
>
=== message truncated ===
____________________________________________________________________________________
Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, get listings, and more!
http://tv.yahoo.com/collections/3658
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar