--- In APWKomitel@yahoogroups.com, Budiman <virtual.gate@...> wrote:
Hi,
Kalau diluar negri, jadi philantropis dan mendirikan yayasan sosial
bisa dipake ngurangin beban pajaknya dan "cloakin" aset ngak ? hehehe
---
[rr] iya pak... jadi bisa jadi scheme utk bebas pajak... dengan alasan
philantrophy sekaligus promosi agar nama harum :-)
banyak tekniknya pak.. makanya kita juga harus pintar pintar...
membaca program CSR perusahaan besar besar... apa benar benar
CSR(corporate social responsible... artinya punya tanggung jawab
sosial atau punya misi/visi yang lain :-)
anda teliti juga yah :-)
salam, rr - apwkomitel
note: tadi presentasi kami blak blak an dan apa adanya yang kami tulis
di milis apwkomitel dan uneg uneg teman teman warnet ... semoga
disampaikan ke pak Moh Nuh Menkominfo dan aparat...
hadir bebrapa warnet seperti dari orangenet, paulus, muchtar, warnet
neverland, saya dan pak nas... yang lainnya mungkin kelupaan disebut
namanya...
salam,
Budiman
On 7/11/07, rrusdiah@... <rrusdiah@...> wrote:
>
> ----- Original Message ----
> From: Mas Wigrantoro Roes Setiyadi <maswig@...>
> Sent: Tuesday, July 10, 2007 11:36:27 PM
> Subject: [mastel-anggota] Spiritual Company
>
> Sahabat,
> Saya kirim artikel yang saya tulis dan dimuat di majalah Human Capital
> Edisi 40, Juli 2007. Semoga bermanfaat.
>
> ====={[(/o\)]}=====
>
> Seorang eksekutif perusahaan multinasional pernah mengingatkan kepada
> rekan bisnisnya, hati – hati ketika perusahaan mengalami sukses terus
> menerus. Karena menganggap apa saja dapat diraih, jangan – jangan akan
> percaya bahwa sebagai pimpinan perusahaan-sukses akan dapat berjalan
kaki di
> atas air. Penyakit sukses lainnya antara lain menihilkan peran serta
pihak
> lain yang tidak terlihat secara langsung dalam proses mencapai sukses
> tersebut. Padahal, disadari atau tidak, di dalam keberhasilan yang
diraih
> selalu ada campur tangan pihak lain baik yang terlihat maupun yang *
> invisible.* Pribadi semacam ini berkecenderungan memiliki rasa percaya
> diri yang sangat tinggi, dan seringkali tidak menghargai upaya dan jasa
> orang lain yang membantunya. Di sisi lain, ada pula sebagian orang yang
> karena selalu merasa gagal, sehingga menganggap dirinya diperlakukan
secara
> tidak adil oleh alam dan lingkungan. Mereka yang berada pada
kelompok ini
> cenderung melihat dunia dari perspektif negatif, tidak percaya bahwa
selalu
> ada pihak yang dapat membantu atau dapat diajak bekerja sama,
meringankan
> beban atau memudahkan tugas.
>
>
>
> Spiritual Company mengubah perilaku individu dan perusahaan dari yang
> semula congkak menjadi santun dan peduli kepada lingkungan
sekitarnya. Trend
> perusahaan yang bercita – cita menjadi Spiritual Company, semakin hari
> semakin banyak. Biasanya dimulai dari pemimpinnya terlebih dahulu.
Microsoft
> salah satunya. Setelah selama dua dekade lebih memimpin pasar
piranti lunak
> komputer, Bill Gates, pendiri Microsoft, mulai menyadari bahwa
sukses yang
> telah diraihnya selama ini merupakan berkah dan anugerah dari Tuhan.
Maka
> yang dilakukannya, tidak lagi memikirkan menumpuk untung, namun Gates
> mendirikan yayasan amal yang menyantuni mereka yang masih terbelakang
> ekonomi dan pendidikannya. Langkah Bill Gates yang semula wujud dari
> kesadaran individu, lambat laun diadopsi sebagai strategi dan kebijakan
> Microsoft.
>
>
>
> ---
> [rr] maswig, menarik tulisannya ?
> ... kayanya maswig baru melihatnya dari satu kantong saja, ... padahal
> khan ada katong kiri dan kantong kanan... bahkan kantong belakang...
ada
> yang 'in' dan ada 'out' nya khan :-)
> cmliiw
> jadi ada perusahaan yang dimiliki oleh beliaunya... yang menjadi money
> machine nya... sampai sampai kayanya harga selembar kertas license saja
> harganya USD 140,- dan setiap jam dan setiap menit money machinenya
terus
> cetak doit... baik di negara maju maupun negara berkembang ... sehingga
> beliaunya jadi orang terkaya didunia versi Forbes :-)
> cmliiw
>
> dan ada juga aliansi vendornya... yang tugasnya bersama polisi dari
masing
> masing negara untuk law enforcement... agar masyarakat negara maju
maupun
> negara berkembang... maupun negara dengan penduduk $1 / day pun harus
> patuh... misalnya saja, kalau warnet macam macam di razia lho dan
> komputernya nyaris diangkut... ( lihat berita dimilis apwkomitel atau di
> detikinet)
> cmliiw
> note: By the way... harga produk Microsoft pun di Indonesia terkadang
> lebih mahal dari dinegara maju seperti Amerika ? Why? Apa ngak juga
dilihat
> dari daya beli masyarakat suatu negara sama seperti halnya harga produk
> MacDonald, Kentucky yang berbeda utk Indonesia dan utk Amerika misalnya.
>
> Jadi kayanya jangan cuma melihat usaha philantropis dari satu kantong
> saja mas wig... coba deh lihat kantong yang lain, serta hubungan antar
> instansinya... ada yg profit center dan ada yang philantrophy yah :-)
> cmliiw.
> memang jadi lebih kompleks , gimana mas wig ? :-)
>
> salam, rr - apwkomitel
> ---
>
>
>
> Salam dan Sukses Untuk Anda, dari
> Mas Wigrantoro Roes Setiyadi
> Email: maswig@...
> Mobile: +62818760008
> Blog: http://maswig.blogspot.com & http://maswigrs.wordpress.com
>
>
>
>
>
> ------------------------------
> Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
> in 45,000 destinations on Yahoo!
Travel<http://travel.yahoo.com/hotelsearchpage;_ylc=X3oDMTFtaTIzNXVjBF9TAzk3NDA3NTg5BF9zAzI3MTk0ODEEcG9zAzIEc2VjA21haWx0YWdsaW5lBHNsawNxMS0wNw--%0A>to
find your fit.
>
>
>
--- End forwarded message ---
--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org
http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar