Jumat, 03 Agustus 2007

CAP :COLABORASI atau PPP Public Private Partnership jadi tumpuan harapan Pak Prof Dr.M NUH( liwat Pidato2 beliau), Menkominfo.Re: [APWKomitel] Windows cuma $7-$10 di Cina

Pak Mitro, Pak Rudi, Pak Basuki, Pak Ashwin, Pak
Cahyana, Bu Farida, Bu Ingrid.,Pak Gatot.
Dua minggu terakhir ini tiga kali berturut2 saya
jumpa dgn Bpk Menteri Kominfo Prof M.Nuh, al di
Karawachi, kemudian dlm pertemuan dengan Duta Besar
Inggeris di Htl Sari Pan Pacific, dan dalam diskusi
e_learning ACER di Htl Sangrila 1 Agus 07, hampir
setiap saat beliau menyarankan CAP atau Collaborasi,
atau PPP( Public Private Partnership), jika kita ingij
berhasil.
Beliau menganjurkan e_culture yg harus disertai
Colaborasi dari tahap awal dengan partner yg lain
dalam mengembanhgkan ICT.
Saya yakin "CAP" yg sesunguhnya "Community Access
Point" ( CAP yg didengungkan di WSIS Geneva dgn Pak
Syamsul Muarif 2003, saya hadir dalam Tim Pak Menteri
Kominfo waktu itu, dan dengan Rombongan Pak Sofyan
Djalil menteri Kominfo ke WSIS Tunisia 2005 pasti kita
akan meneruskan prinsip CAP ( Colaborasi dan PPP
Public Private Partnership) yg menjadi tumpuan harapan
Pak M.Nuh Menteri yg baru.
Secara operasional Public Internet yg resminya CAP
atau Telecenter, atau Internet Kiosks, Warnet ,BIM (
Mastel) Games center yg dilaksanakan masyrakat dengan
biaya rakyat kecil pada prinsipnya sama saja dengan
Proyek Pemerintah liwat Depkominfo seperti Proyek
OSOL, WARMASYIIFF, KADO, Telecenter Bappenas dan UNDP
, juga Proyek CLC dan CTLC yg disponsori
Microsoft..... semuanya akan memberika layanan PUBLIC
INTERNET kepada rakyat Indonesia untuk keperluan
1.penyebaran INFORMASI, 2.untuk meningkatkan mutu
PENDIDIKAN dan 3.memberikan HIBURAN.
Trio "macan" berlaku seluruh dunia dimana kita
memberikan aksesibililtas internet/ICT ke Masy
Indonesia secara merata dimanapun mereka berada.
Tumpuanharapan Pak M.Nuh tu harusnya jadi pedoman
bagi seluruh komponen Depkominfo agar dalam membina
dan mengembangkan CAP yaitu Internet Kiosks,
telecenter, Warnet, BIM, OSOIL, Warmasyiiif, CLC, CTLC
dgn Microasoft semua komponene bangsa harus bersatu
padu, jangan lagi membeda2kan antara yg diurus
"swasta", pemerintah ( Proyek), atau dengan Pak Tony
Chennya Microsoft.
Beberapa tahun yl semua komponen2 masih bersatu
dlm rapat, seminar2 dll dilingkungan Depkominfo, tapi
akhir2 ini banyak yg sudah jalan2 sendiri sendiri, dan
ada kabar pula ada yg kurang mau kerja sama, atau tak
diajak sama sekali. Mungkin Pak Cahyana yg dianggap
sebagai "pemersatu" dalam CAP ( sampai2 beliau membuat
milis "community_access_point_id@yahoogroups.com"),
rapat2 CAP dari Hotel,ke Hotel, dari Kota ke Kota lain
di Indonesia, dll agar pak Cahayana kembali ke Chitah
persatuan dlm membina CAP seperti dulu2 lagi, sesuai
nasehat2 yg sudah beberapa kali saya dengar dalam kata
sambutan beliau Pak M.Nuh dgn Duta Besar Inggeris,
dan e_learning dgn ACER, yaitu perlunya COLABORASI dan
PARTNERSHIP.
Saya sendiri yg dulu aktif dgn Pak Cahyana ngurus
CAP ini dgn aktif semenjak pulang bersama beliau
dari Geneva 2003 sampai 2005, 2006 tapi akhir2 ini
tidak diajak lagi... :=). Maaf Pak Cahyana , kan boleh
mengingatkan teman yg sudah kerja sama lebih dari 30
tahun dari jaman Telekom di Bandung, Pos dan
Giro,Bandung dan terkhir liwat Pak Syamsul Muaruf dan
Pak Sofyan Djalil ,di Jl Merdeka Barat dll
Naswil Idris, ICT Sinister.
--- S Roestam <sroestam@indosat.net.id> wrote:

> Pak Rudy, Pak Martin dan kawan2 Yth,
>
> Inilah yang seharusnya diperjuangkan oleh Pemerintah
> RI, menurunkan
> harga sampai 1/10-nya, dan mendapat kesempatan untuk
> ikut mengembangkan
> SW MS dengan memperoleh source code MS, sehingga
> mendapat benefit tidak
> hanya beli software (bukan hanya consumer, tetapi
> juga sebagai
> pengembang yg dapat nilai tambah yg besar).
>
> Truf yg dipakai oleh Pemerintah Cina adalah ancaman
> penggunaan besar-
> besaran softwarea Open Source, yg memaksa MS tunduk
> kepada keinginan
> Pemerintah Cina.
> Mengapa kita tidak ikuti contoh Cina?
>
> Ini masukan buat DeTIKNas.
> Semoga bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa dan
> negara.
>
> Wassalam,
> S Roestam
>
-----------------------------------------------------------------------------------------
> Sent via Open SUSE 10.2 - the complete open and free
> software package.
> and via 3.5G IndosatM2
>
------------------------------------------------------------------------------------------
>
> ----Original Message----
> From: martins_budi@yahoo.com
> Date: 02/08/2007 19:13
> To: <APWKomitel@yahoogroups.com>
> Subj: Re: [APWKomitel] Windows cuma $7-$10 di Cina
>
> kalau di Indonesia harga prouk MS dibuat murah, ntar
> Indonesia ngga
> ada software bajakan, dan ngga ada sweeping lagi....
> metALan Gustiman <metalan@gmail.com> wrote:
> Ada yg sudah baca ini?
>
http://blogs.techrepublic.com.com/hiner/?p=525&tag=nl.e138
>
> Bisa ga ya di Republik ini harga segitu?...
>
> Rgds,
> metAlan
>
> ---
> [rr] sudah pak... dan informasi ini juga diliput
> sangat detail
> mengenai strategi bill gates dan microsoft nya di
> China.... menarik
> memang membaca artikel itu...
> note: dimilis juga sudah pernah dimuat artikel ini.
>
> yang penting apa benang merahnya dengan Indonesia?
>
> Jadi selama ini perjuangan APWKomitel utk minta
> harga murah khusus
> untuk warnet selalu berakhir dengan alasan MS bahwa
> kalau harga
> diturunkan khusus untuk Indonesia...maka nanti
> negara lain akan minta
> hal yang sama dan nanti produk di Indonesia kalau
> murah nanti dijual
> dinegara lain...
>
> Dengan alasan ini maka kami selalu gagal minta harga
> murah di era
> bapak Tony Chen... kecuali berbeda ketika dulu
> dengan Mr Andrew Mc Bean
> sebagai pimpinan MS di Indonesia... kami hampir saja
> mencapai
> kesepakatan harga murah karena lobby dari Mr Andrew
> ini ke kantor pusat
> di Redmond, USA.
>
> Nah dengan adanya berita bahwa di China saja produk
> MS utk umum adalah
> $7 per PC dan informasi kami sebagai distributor
> produk PC bahwa harga
> OEM software Microsoft sendiri di Amerika sering
> lebih murah dari di
> Indonesia...
>
> Ini artinya harga produk Microsoft sendiri tidak lah
> harus sama
> diseluruh dunia... dinegara dimana ada yang bisa
> bargaining dengan baik
> maka harganya murah... dinegara dimana pemerintahnya
> lemah... maka
> harganya jadi mahal...
>
> Terbukti harga di Cina menurut data di majalah
> Fortune hanya $7
> sedangkan menurut berita tersebut di developing
> countries ( negara
> berkembang ) malah $100- $200 artinya... kenapa kok
> justru negara
> berkembang harganya mahal ????
>
> Itulah kalau kita hanya nerimo...saja...
> di era globalisasi kita harus berani memperjuangkan
> sesuatu... harus
> berani dan commit kalau kita merasa benar...
>
> itulah perjuangan APWKomitel... semoga kita
> mendapatkan banyak support
> dari UKM dan warnet... agar kita bisa membangun
> industri dan bisnis
> warnet yang kondusif...
>
> sebetulnya bukan cuma warnet secara khusus, ... tapi
> bisnis UKM pada
> umumnya...
>
> mohon dukungan teman teman warnet dan mohon kesatuan
> dan persatuan
> diantara warnet dapat dipertahankan... menghadapi
> pihak pihak yang
> tidak ingin warnet menjadi industri yang besar dan
> kondusif...
>
> semoga... salam, rr - apwkomitel
>
> s
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Shape Yahoo! in your own image. Join our Network
> Research Panel
> today!
>
>
>


____________________________________________________________________________________
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more.

http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC


--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org

http://www.milenia.net

http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: