Jumat, 14 September 2007

[APWKomitel] warnet= sarang judi?: dikotomi yg selalu dikawatirkan APWKomitel

Jumat, 14/09/2007 : Poltabes Pekanbaru Sulit Buktikan Judi Online
Chaidir Anwar Tanjung - detikinet

Pekanbaru - Minimnya pengetahuan tentang media internet, membuat
jajaran Poltabes Pekanbaru kesulitan untuk membuktikan ada atau
tidaknya judi online di warnet. Itu sebabnya, markas judi online di
Pekanbaru aman-aman saja.

"Kita memang menerima kabar, di Warnet Jl Tengku Umar ada fasilitas
judi online. Tapikan tidak semudah itu bisa membuktikan di sana ada
judi online. Bisa saja waktu kita grebek, justru para pemain judi
membuka situs internet lain," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru,
Kompol Trunoyudo dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat
(14/09/2007) di Pekanbaru, Riau.

Truno menyebut, kesulitan lainnya adalah tidak ada bukti kuat mengenai
peredaran uang saat perjudian berlangsung. Di samping itu server judi
itu sendiri bermarkas di Jakarta.

"Jadi bukan gampang kita untuk menangkap mereka di warnet itu. Lagi
pula mereka setor uang judi lewat rekening mereka ke bandar judi. Jadi
mata rantainya sangat sulit sekali untuk mengungkap judi online ini,"
terang Truno.

Namun demikian, sambung Truno, hal ini tidak berarti pihaknya menyerah
begitu saja. Poltabes Pekanbaru akan menggalang kerjasama dengan Mabes
Polri.

"Kalau kita sendirian yang mengungkap judi ini, mana kami sanggup. Kan
sudah saya sebutkan tadi, bahwa ini bukan persoalan mudah. Kami harus
koordinasi dengan Mabes Polri," terang Truno. ( djo / wsh )

---
[rr] ini yang selalu kami khawatirkan di APWKomitel adalah tempat judi
yang menyamar sebagai warnet dan polisi yang memposisikan tempat ini
sebagai warnet.... dan akhirnya warnet di asumsikan sebagai tempat judi.

analoginya hotel... jika dipakai untuk melacur yah tetap hotel... dan
hotel yang digunakan sebagai tempat melacur.. yah disebut oknum hotel
dan bukan berarit hotel sarang pelacuran.

analoginya jalan toll.. jika banyak kecelakaan tidak pernah jalan
tollnya yang disalahkan... tentunya manusia penggunanya yang disalahkan...

sama dengan warnet... jika ada sebuah tempat judi kemudian mengaku
sebagai warnet... dan di grebek ... seharusnya polisi tidak mengatakan
itu warnet sarang penjudi... tapi yah tempat judi yang menyaru sebagai
warnet... sama dengan karaoke dll...

semoga deh polisi dan regulator kita bisa membedakan antara warnet
dengan tempat judi... dan tempat judi yang menyaru sebagai warnet yah
tetap bukan warnet atau sebut saja pemiliknya sebagai oknum warnet
yang mengaku sebagai warnet yang dipakai untuk berjudi.

jangan dikotomikan warnet sebagai sarang teroris, tempat judi karena
majoritas warnet tidak ingin lokasinya menjadi sarang teroris atau
tempat judi.

salam, rr - apwkomitel
---
note: sama saja kalau kita baca berita dibawah ini tentu polisi yang
menjaga tempat yang ditenggarai sebagai bola tangkas atau tempat judi
tidak ingin disebut polisi namun oknum polisi... tul ngak pak polisi...

jadi warnet pun posisinya sama... jika ada kebetulan tempat judi yang
menyaru sebagai warnet... sebetulnya itu bukan warnet... atau sebut
saja oknum warnet, karena majoritas warnet yang baik tidak ingin
tempatnya dipakai untuk kegiatan kegiatan negatif... dan banyak
kegiatan positif seperti perpustakaan online, virtual office dapat
dilakukan di warnet...

semoga aparat kita bisa lebih wise... menilai sesuatu... jangan karena
nila setitik ... rusak lah susu sebelangga...
---------


Pekanbaru - Di berbagai penjuru dunia, bulan Ramadan digunakan untuk
beribadah. Namun di Pekanbaru, di bulan suci ini judi online malah
kian marak.

Aktivitas judi online ini berlangsung di warnet-warnet. Salah satunya,
sebuah warnet di kawasan Jl Tengku Umar, Pekanbaru. Warnet yang berada
di Rumah Ruko (Ruko) berlantai tiga ini, saban hari dijadikan markas
judi online terbesar di Pekanbaru.

Pantuan detikcom Jumat (14/09/2007), halaman parkir terlihat berjejer
berbagai jenis mobil mewah. Pemainnya selain banyak WNI turunan, juga
banyak berasal dari kalangan pribumi. Di arena terbuka ini juga jelas
terlihat oknum polisi dengan pakaian seragam turut meramaikan judi
bola ketangkasan sistem online itu.

Bahkan sejumlah oknum polisi tanpa sungkan ikut bermain judi ini. Dari
pakai dinas yang dikenakan, terlihat dengan jelas mereka dari jajaran
Polda Riau maupun Poltabes Pekanbaru.

Salah seorang penjudi mengaku, hal ini sudah lama berlangsung. Judi
yang mereka mainkan tidak ada bedanya dengan judi bola ketangkasan
lainnya. Hanya saja yang membedakan, para pelanggan judi harus
menyetor uang ke rekening bank bandar judi.

"Kalau kita sudah setor uang ke bank, baru kita dapat mengakses judi
bola ketangkasan ini dengan diberikan kata kunci. Kalau kita menang,
hadiah akan dikirim langsung ke rekening kita," kata salah seorang
pecandu judi.

Aktivitas judi online ini sudah meresahkan warga sekitarnya. Hal itu
dibuktikan, di bulan puasa seperti ini, warung makanan yang tersedia
di warnet tersebut tetap buka. Padahal sejumlah warung kopi di seluruh
Pekanbaru, selama bulan puasa ini diminta tutup oleh pihak Walikota
Pekanbaru.

"Coba lihat sendiri, warung makanan di arena judi tetap buka. Padahal
warung ini sangat mudah terlihat setiap orang melintas. Kami sudah
pernah tegur kepada pemilik warnetnya, tapi yang keluar malah oknum
polisi yang membentak kami," tutur Syaf Muhajid tokoh agama di sekitar
Jl Tengku Umar, Kecamatan Senapelan Pekanbaru. ( djo / wsh )

--
mailing list sponsor: http://www.apwkomitel.org

http://www.milenia.net

http://www.indopc.com
==
To visit your group , klik: http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/APWKomitel/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:APWKomitel-digest@yahoogroups.com
mailto:APWKomitel-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
APWKomitel-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: